7.737 Petani Palas Masuk E-RDKK

46
ILUSTRASI

PALAS – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Penyuluh Pertanian Kecamatan Palas terus mengejar pengajuan alokasi kebutuhan pupuk melalui Elektonik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (E-RDKK) untuk tahun 2021 mendatang.

Sampai saat ini, penginputan data petani ke dalam E-RDKK itu sudah mencapai 7.737 petani, yang ditargetkan akan rampung pada pertengahan November mendatang.

Plt. Kepala UPT Penyuluh Pertanian Kecamatan Palas Tarmijan mengatakan, sejak pertengan September lalu pihaknya terus melakukan penataan di wilayah Palas untuk dimasukan ke dalam E-RDKK.

“Saat ini secara keseluruhan petani semua mulai kita data. Untuk di input ke dalam E-RDKK tahun 2021 mendatang,” kata Tarmijan memberikan keterangan kepada Radar Lamsel, Jumat (23/10) kemarin.

BACA :  Baru Setahun Diperbaiki, Jembatan Rusak Lagi

Tumijan menjelaskan, hingga saat ini pedataan mulai dari nomor induk kependudukan (NIK) hingga luas lahan telah mencapai 80 persen dari yang diatargetkan sebanyak 9.000 petani.

“Data petani mulai dari identitas lengkap dan luas lahan ini, langsung kita input ke E-RDKK. Sapai dengan saat sudah 7.737 yang telah terdaftar dari sekitar 9.000 petani di kecamatan Palas,” ujarnya.

Tumijan mengungkapkan, pendataan E-RDKK ini sekaligus menjadi persyaratan pembuatan Kartu Petani Berjaya (KPB) yang menjadi program Pemerintah Provinsi Lampung.

BACA :  Tak Makan Nangka tapi Kena Getahnya

Sehingga kedepannya, kebutuhan pupuk petani sudah bisa diakses melalui KPB tersebut. Tarmijan juga mengharapkan petani penggarap atau penyewa juga bisa bergabung ke dalam kelompok tani sehingga bisa masuk ke dalam E-RDKK.

“Ini juga sudah kita sosialisasikan keseluruh desa. Harapan kita petani penggarap atau penyewa juga bisa masuk kelompok tani, sehingga bisa di input ke dalam E-RDKK. Jika kedepannya petani akan sulit untuk mendapatkan kebutuhan pupuk subsidi, sebab pupuk hanya bisa dibeli melalui kartu KPB,” harapnya. (vid)