Agus Lani: “Ayo Bangun Desa” Demi Kesejahteraan Masyarakat Desa

830

PENENGAHAN – Secara perlahan desa-desa di Kecamatan Penengahan mulai berbenah. Salah satunya Desa Rawi. Secara bertahap pembangunan mulai dilaksanakan atas dasar kebutuhan dan kepentingan masyarakat banyak.

Pj. Kepala Desa (Kades) Rawi Ahus Lani, SH mengatakan, pembangunan dilakukan untuk masyarakat yang tujuannya meningkatkan kehidupan masyarakat secara keseluruhan agar lebih baik.

Ia juga mengatakan, pembangunan yang mengedepankan kepentingan untuk kesejahteraan masyarakat. Pada tahun 2016, Desa Rawi sudah membangun berbagai macam infrastruktur, seperti talut sepanjang 676 meter yang terbagi di Dusun I, II dan III, gorong-gorong sebanyak 8 unit di Dusun I dan III. Lalu saluran drainase sepanjang 489 meter yang terbagi di Dusun I dan III.

“Pembangunan merupakan proses dinamis yang berkelanjutan untuk mewujudkan keinginan masyarakat terhadap lingkungan agar lebih baik diwilayah pedesaan,” ujar Agus kepada Radar Lamsel saat ditemui diruangannya, Jum’at (25/11).

Lebih jauh Agus menjelaskan, pembangunan menuju masyarakat yang sejahtera harus melalui pendekatan sosial. Demi memberdayakan kehidupan keluarga dan penduduk desa secara keseluruhan, sambunhg dia, pemerintah Desa Rawi membangun 1 unit jembatan di Dusun II. “Jembatan sangat dibutuhkan warga untuk akses penghubung jalan. Bukan hanya antar desa saja, tapi juga antar kecamatan, yakni Kecamatan Palas dan Kecamatan Sragi,” terang suami Islahati ini.

Menurutnya, jembatan yang dibangun tersebut merupakan pembangunan yang sangat vital bagi masyarakat banyak. Dijelaskan, jembatan yang menghubungkan Desa Rawi ke desa-desa dan kecamatan lain tersebut digunakan sebagai jalan transportasi untuk mengangkut sarana pertanian dan perkebunan.

“Dengan jembatan itu, warga Desa Rawi bisa menembus langsung Desa Sukabakti, Pematang baru, Pematang tangkil, Marga Jasa dan Belanga. Sedangkan tembusan desa di Kecamatan Penengahan, dengan melalui jembatan itu warga bisa ke Desa Gandri dan Desa Ruang Rengah. Jadi, jembatan lintas antar desa dan kecamatan itu sangat membantu perekonomian masyarakat desa, khususnya Desa Rawi,” ujar pria berkacamata ini.

Agus mengatakan, keberhasilan pelaksanaan pembangunan sangat tergantung pada peranan pemerintah desan dan masyarakatnya. Sebab, kata dia, tanpa melibatkan masyarakat, pemerintah desa tidak akan bisa mencapai hasil pembangunan secara optimal.

“Bapak Bupati Dr. Hi. Zainudin Hasan, M.Hum  sudah menjelaskan, bahwa masyarakat harus dilibatkan secara langsung dalam setiap pembangunan, seperti perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembangunan. Bila itu terlaksana, maka “Ayo Bangun Desa” akan terwujud,” ujarnya dengan semangat. (rnd)