Air Sukaratu Jadi Tumpuan Warga Kalianda

1094
Veby Saputra - Warga sedang mengisi air dan mengantri untuk mendapatkan air bersih dari sumber mata air Sukaratu, Kalianda, Sabtu (9/1).

KALIANDA – Salah satu sumber mata air di Desa Sukaratu, Kecamatan Kalianda menjadi tumpuan masyarakat sekitar Kalianda. Sumber mata air yang berada di pinggir jalan lintas sumatera (Jalinsum) tepatnya didepan gardu induk PLN Kalianda dimanfaatkan warga desa sekitar Kalianda untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti minum dan memasak.
Soleh (45), warga Desa Kecapi, Kecamatan Kalianda yang memanfaatkan sumber mata air Desa Sukaratu itu mengatakan, pemanfaatan air yang dikenal dengan air Sukaratu itu sudah berlangsung puluhan tahun lalu. Menurutnya, puluhan bahkan ratusan orang mengambil air dari sumber mata air itu dari pagi hingga malam hari setiap harinya.
Soleh menceritakan, awalnya sumber mata air tersebut hanya berupa air yang membentuk cekungan. Kemudian oleh warga sekitar diperbaiki menjadi semacam “belik” atau kolam kecil. Air yang jernih dimanfaatkan warga baik saat musim kemarau maupun musim hujan. Dia mengatakan, sumber mata air di pinggir Jalinsum itu terus mengeluarkan air meski musim kemarau.
“Warga umumnya mengambil air dari mata air ini menggunakan dirigen. Ada juga membawa drum dengan mobil bak terbuka untuk mengambil air bersih ini. Karena airnya bersih dan jika diminum langsung pun bisa,” tutur Soleh, kepada Radar Lamsel, Sabtu (9/1).
Laki-laki penunggu sumber air Sukaratu ini mengatakan, air dari sumber mata air tersebut pada musim kemarau menjadi tumpuan warga Kalianda untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Air bersih tersebut, menurut Soleh, boleh dimanfaatkan siapa saja tanpa harus membayar iuran. Dikatakan, warga diizinkan mengambil air bersih itu dengan volume besar asal tidak untuk diperjualbelikan.
“Kami mengharapkan sumber mata air Sukaratu ini tetap menjadi aset bagi warga. Kami berharap juga kepada pemerintah untuk memperhatikan sumber mata air ini agar di bangun lebih baik lagi namun tidak dikuasai untuk kepentingan bisnis,” ujarnya.
Air bersih dari sumber mata Sukaratu itu benar-benar membantu masyarakat sekitarnya. Seperti Rohini (32), warga Tajimalela yang memanfaatkan air bersih itu untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya.
Ibu rumah tangga ini membawa galon air isi ulang untuk mengambil air dengan kendaraan bermotor. Rohini mengungkapkan, meskipun di rumahnya sudah ada air sumur, namun ia mengaku lebih senang mempergunakan air dari mata air Sukaratu untuk keperluan minum.
Sebab, menurutnya, kualitas air dari sumber mata air itu sudah pernah diteliti oleh Dinas Kesehatan dan terbukti aman untuk diperluan memasak atau minum.
“Kalau untuk keperluan mandi kami mempergunakan air sumur tapi untuk keperluan masak dan minum air dari mata air ini cukup bagus. Saya langsung minum pun bagus, dari pada saya beli isi ulang lebih baik saya minum langsung air ini,” kata Rohini di tempat mata air tersohor itu kemarin. (CW1)

BACA :  BPJSTK Panwascam juga Disetop