Akhiri Kemiskinan Melalui Program SDG’S 2018

476

KALIANDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mengajak seluruh stakeholder bekerjasama untuk mencapai pembangunan berkelanjutan atau suistanable development Goal’s (SDG’S) tahun 2018.

Ajakan itu disampaikan Asisten Ekobang Setkab Lamsel Ir. Mulyadi Saleh mewakili Bupati Lamsel H. Zainudin Hasan saat membuka acara sosialisasi tujuan pembangunan berkelanjutan atau suistanable development Goal’s (SDG’S) yang dilaksanakan oleh Bappeda Lamsel di Aula Rajabasa, Kantor Pemkab Lamsel,  Rabu (16/5) kemarin.

Dalam sambutan tertulis bupati Lamsel yang dibacakan Mulyadi Saleh disampaikan, program pembangunan berkelanjutan atau SDG’S merupakan pergantian dari program sebelumnya yakni Millennium Development Goals (MDGs) yang diluncurkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan telah selesai dilaksanakan pada akhir tahun 2015.

“SDGs ini secara otomatis berlaku bagi negara-negara maju dan berkembang untuk 15 tahun kedepan. Adapun tujuannya tidak jauh berbeda dari program MDGs yang diantaranya mengakhiri kemiskinan, menjamin kehidupan sehat, mempromosikan pendidikan dan memerangi perubahan iklim,” ujar Mulyadi.

BACA :  Warga Desa Canggu Tewas Disambar Petir

Dijelaskannya, program SDGs ini memiliki 7 keunggulan dibandingankan dari program MDGs. Tujuh keunggulan dari program tersebut diantaranya SDGs lebih global dalam mengkolaborasikan program-programnya. Menurutnya, program MDGs ini sebelumnya dibuat oleh anggota negara The Organization for Economic Cooperation and Developmen (OECD) dan beberapa lembaga Internasional.

“Sedangkan program SDGs dibuat secara detail dengan negoisasi internasional yang juga terdiri dari negara berpendapatan menengah dan rendah. Dan sekarang ini sektor swasta juga akan  memiliki peran yang sama, bahkan lebih besar,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Mulyadi, MDGs tidak memiliki standar dasar hak asasi manusia (HAM). Sebab, MDGs telah dianggap gagal untuk memberikan prioritas keadilan yang merata dalam bentuk-bentuk diskriminasi dan pelanggaran HAM, yang akhirnya berujung kepada masih banyaknya orang yang terjebak dalam kemiskinan. “SDGs ini adalah program inklusif. Tujuh target SDG sangat eksplisit tertuju kepada orang dengan kecacatan, dan tambahan enam target untuk situasi darurat, ada juga tujuh target bersifat universal dan dua terget ditujukan untuk antidiskriminasi,” terangnya.

BACA :  PDP Berkurang, ODP Bertambah

Oleh karena itu, diharapkan kepada narasumber agar dapat mentransfer pengetahuan yang dimiliki tentang program SDG ini kepada para peserta. Dengan harapan seluruh ASN dilingkup Pemkab Lamsel dan stakeholder lainnya dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Melalui pertemuan ini juga diharapkan dapat terjalinnya koordinasi untuk membangun kesepahaman seluruh Organisasi Perangkat Daerah dilingkup Pemkab Lamsl serta stakholder yang terkait terhadap pelaksanaan tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs tahun 2018 dikabupaten Lampung Selatan,” pungkasnya. (iwn)