Akhirnya Dua Desa di Sidomulyo Bisa Cairkan DD

452

SIDOMULYO – Dua desa di Kecamatan Sidomulyo yakni Desa Campang Tiga dan Desa Seloretno sudah dapat mencairkan Dana Desa tahap II sebesar 40 persen. Sebelumnya dua desa itu tertunda pencairannya lantaran terkendala laporan pertanggungjawaban.

Kepastian itu disampaikan Camat Sidomulyo Affendi SE. Dikatakan, DD dan ADD di dua desa yang tertunda itu sudah dapat dicairkan. “Sudah bisa dicairkan, kalau kemarin Desa Seloretno tengah mengebut realisasi DD nya,” kata Affendi saat dihubungi Radar Lamsel, Senin (18/12) kemarin.

Sementara untuk Desa Campang Tiga sambungnya, DD tahap II 40 persen sudah bisa ditarik per Selasa (18/12). “Khusus Campang Tiga mulai Selasa (hari ini ‘red) sudah bisa mencairkan dan saya harap kedua desa itu segera menyelesaikan pembangunan yang tersisa,” ujarnya.

BACA :  Atribut Tak Beraturan Bakal Disisir Pol PP

Mantan Camat Candipuro ini menegaskan, 16 desa yang ada di Sidomulyo ditarget menyelesaikan segala macam bentuk realisasi DD pada akhir Desember 2017 ini. “Semua desa ditarget selesai realisasi DD nya pada akhir Desember, kami harap baik honor aparat desa dan kegiatan lainnya segera direalisasikan secepatnya,” sebut dia.

Affendi menginstruksikan Desa Seloretno dan Campang Tiga segera mungkin menyelesaikan pekerjaan yang tertinggal dari desa lainnya. Sebab kata dia pencairan DD kedua desa itu baru dapat diambil pada pertengahan Desember. “Alhamdulillah untuk dua desa itu sudah dapat melanjutkan realisasi Dana Desa 2017. Saat ini tengah dikebut,” katanya lagi.

BACA :  Gapai Resolusi Dirjen PAS Kolaborasi dengan Media

Terpisah Pj. Kades Seloretno Gunawan mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan percepatan pembangunan terhadap infrastruktur yang ada di Desa Seloretno.

“Yang belum sempat diselesaikan, saat ini tengah kami kebut pengerjaannya. Sebab kalau tidak dikebut maka deadline tengah menanti dipenghujung tahun,” sebut dia.

Diketahui keterlambatan Seloretno mencairkan DD tahap II lantaran ditinggal oleh almarhum Kades terdahulu yang wafat akibat sakit. Sehingga pembangunan sempat terhenti lantaran kekosongan pemimpin sebelum akhirnya dijabat oleh Pj. Kades Seloretno Gunawan yang merupakan staff kantor Kecamatan Sidomulyo. (ver)

BAGIKAN