Alfatah Sumbang Santri Penghafal Qur’an Terbanyak

267
Kemas Yogi - Teks : Kades Negararatu Heri Putra saat melepas keberangkatan santri Alfatah untuk ikut memecahkan rekor wisuda tahfidzh terbanyak se Indonesia di UIN Raden Intan II.

NATAR – Pemecahan rekor wisuda Tahfidzul Qur’an terbesar se-Indonesia tidak lepas dari peran Pondok Pesantren yang ada di Kecamatan Natar. Salah satunya Ma’had Shuffah Hizbullah dan Madrasah Al-fatah Lampung yang memberangkatkan 542 santri atau yang terbanyak.

Bahkan, 17 dari 18 penghafal qur’an diatas 20 juz dan mendapat uang pembinaan merupakan santri Alfatah itu sendiri.

Acara yang diadakan oleh Kemenag Provinsi lampung dan dilaksanakan di GSG pusat UIN Raden Intan Bandar Lampung itu sekaligus sebagai pemecahan rekor. Pada wisuda tahfidz ini Al-fatah mengirimkan 542 santri dengan rincian 260 santri MA, 257 santri MTs dan 25 santri MI.

BACA :  Cegah Korona, Dishub Lamsel Sterilisasi Angkutan Umum di Natar

Mudirus Shuffah atau pimpinan Ponpes Alfatah Ust Muflihuddin Lc mengatakan, semua aktivitas bernilai pendidikan dan keluarnya santri dari pondok bagian dari syiar dakwah. “Orang akan menilai dan memantau seperti apa ponpes kita. Jadi masing-masing kita bawa nama baik ponpes. Baik dan buruk bisa dilihat ketika beraktivitas di luar,” ujarnya.

Muflih juga menambahkan bahwa santri harus menjaga sopan santun, turuti aturan pembimbing dan tidak boleh berbicara yang tidak baik dan selalu ikuti arahan pembimbingnya.

BACA :  Bumisari Bangun TPT dan Jalan Rabat Beton 500 Meter

Sementara Kepala Desa Negararatu, Heri Putra sebelum melepas keberangkatan santri mengatakan, agar para santri menjaga nama baik pondok Al-Fatah itu.
“Saya bangga sekali sebagai Kepala Desa melepas perjalanan kita ke UIN. Dari 542 Santri luar biasa yang ada di desa kita,” tambahnya.

Heri juga menambahkan akan selalu mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan yang ada di Desa Negararatu umumnya dan di Pon-Pes Al-Fatah khususnya. Wisuda tahfidz ini diikuti sekitar 6000 santri Se-Provinsi Lampung. (Kms)