Anak TK Saksikan Ibunya Dikalungi Golok

947

Kawanan Bandit Bawa Kabur Honda Beat

SIDOMULYO – Aksi pencurian dengan kekerasan (Curas) kian membabi buta. Sariyana (30), ibu rumah tangga asal Desa Sukabanjar, Kecamatan Sidomulyo nyaris tewas usai disatroni kawanan bandit bersenjata tajam, Kamis (13/12) pukul 01.30 WIB.

Dua bandit berbalut cadar lengkap dengan sajam itu nekat memasuki rumah korban dengan cara mendongkel pintu belakang berlapis geribik. Bandit berhasil membawa kabur sepeda motor Honda Beat putih BE 3899 O tanpa perlawanan dari sikorban.

Alih-alih melakukan perlawanan, Sariyani justru mendapat ancaman serius, korban dikalungi golok. Salah satu bandit itu mengancam apabila Sariyani berteriak maka nyawanya tak akan selamat.

Muhidin (38), suami Sariyani yang saat kejadian sedang bekerja diluar kecamatan mengatakan isterinya sempat shock pasca kejadian itu. Bahkan, kata dia, anak mereka yang masih berusia 6 tahun terbangun dan menangis melihat sang ibu dibekap sebilah golok.

“ Pelaku masuk lewat pintu belakang yang terbuat dari anyaman bambu (geribik ‘red). Posisi motor berada disitu juga, istri saya diberi pilihan kalau berteriak maka akan dibunuh,” ujar Muhidin kepada Radar Lamsel di Balai Desa Sukabanjar, Kamis (13/12).

BACA :  SMAN 1 Sidomulyo Siap Terapkan Kurikulum Kemaritiman!

Sariyani akhirnya dilepas setelah si anak yang terbangun dari tidurnya meminta pelaku jangan melukai ibunya dan mempersilahkan membawa harta benda yang dimiliki mereka.

“ Anak saya yang masih seusia Taman Kanak-kanak (TK) itu bangun dan minta kepada pelaku untuk melepaskan isteri saya. Kata anak saya silahkan dibawa motor atau apapun asal tidak melukai ibunya,” ucap Muhidin menirukan kata sang anak.

Tak ada korban yang dilukai oleh para bajingan tersebut. Namun kekejaman mereka menyebabkan ibu dan anak mengalami trauma berat, motor pun raib dibawa kabur.

Usai kawanan bandit itu menjauh, Sariyani baru bisa berteriak minta pertolongan. Sempat dilakukan pengejaran oleh tetangganya namun hasilnya nihil.

“ Saya dengar teriakannya sekitar jam 2 pagi, Sariyani sudah berteriak menangis minta tolong. Kami lakukan pengejaran tapi tak ada jejak sama sekali,” ujar Mursalim (40) tetangga korban.

BACA :  SMAN 1 Sidomulyo Siap Terapkan Kurikulum Kemaritiman!

Kepala Desa Sukabanjar Asikin membenarkan kejadian tersebut usai menerima laporan kehilangan dari korban. Kasus ini kata Asikin sudah dilaporkan ke Mapolsek Sidomulyo agar ditindaklanjuti dan diselidiki siapa bandit bercadar itu.

“ Sudah kami laporkan ke Polsek Sidomulyo, laporan tertulis juga sudah kami buatkan. Padahal diwaktu yang sama ada tetangga dusun yang sedang hajatan dan disana ramai. Tapi kemungkinan pelaku tidak melintas kesana, karena pengakuan warga tidak ada yang melintas antara pukul 02.00 – 02.30 WIB,” sebut Asikin.

Orang nomor satu di Sukabanjar ini memprediksi bahwa pelakunya pasti sudah tahu seluk-beluk kediaman korban. Dimana posisi motor dikandangkan, kapan suaminya tidak dirumah diperkirakan sudah dipahami oleh pelaku.

Kejadian tersebut menjadi tamparan keras maslahat keamanan di Kecamatan Sidomulyo. Sebab para bandit itu sudah tergolong nekat sampai berani masuk kedalam rumah dan mengancam seroang ibu dihadapan anaknya dengan sebilah golok. (ver)

BAGIKAN