Anggaran Corona dari Pas-pasan ke Jumbo

90
ILUSTRASI

KALIANDA – Alokasi anggaran yang disiapkan Pemkab Lampung Selatan, dalam upaya pencegahan virus corona (covid-19) seketika berubah menjadi anggaran jumbo Rp56 Miliar. Besarnya anggaran itu rencananya akan dipergunakan untuk mengantisipasi dampak sosial dan ekonomi masyarakat menengah kebawah.

 

Dari awal kemunculan wabah ini, Pemkab Lampung Selatan sudah mengambil ancang-ancang dengan mengalokasikan sejumlah anggaran. Dari pengumuman pertama hingga pekan ini nominalnya kerap berubah-ubah, dari mulai Rp 14 miliar, lalu Rp 17 miliar lebih dan terbaru berubah menjadi anggaran jumbo yakni Rp 56 miliar.

 

Juru Bicara (Jubir) Plt Bupati Lamsel, Akar Wibowo, SH menyatakan, besaran anggaran guna penanganan pandemi covid-19 tidak memiliki batasan. Terlebih, berbagai kebijakan telah dikeluarkan oleh pemerintah pusat yang kaitannya tidak lain sebagai antisipasi dampak sosial dan ekonomi dari persoalan tersebut.

BACA :  Pemkab Lamsel Raih WTP Empat Kali Berturut -Turut

 

“Alokasi anggaran itu yang sangat dimungkinkan telah siap. Sumbernya dari seluruh OPD setelah kita lakukan penataan anggaran. Tapi, jika kondisi ini terus berkelanjutan tidak menutup kemungkinan bakal ditambah lagi. Yang jelas bakal kita upayakan penataan anggaran lagi,” ungkap Akar via telepon, Selasa (7/4) kemarin.

 

Dia menerangkan, penataan anggaran itu bersumber dari kegiatan perjalanan dinas, rapat, sosialisasi dan lain sebagainya yang dimungkinkan tidak mengganggu skala prioritas. “Karena memang sudah ada kebijakan dari pusat dalam hal mengantisipasi dampak yang terjadi. Khususnya, dibidang ekonomi dan sosial,” terangnya.

 

Saat ini, lanjutnya, pihaknya tengah menyiapkan langkah strategis dalam penyaluran dampak sosial dan ekonomi kepada masyarakat. Sehingga, dalam prakteknya nanti tidak terjadi kendala dan permasalahan ditingkat bawah.

BACA :  KPU Pastikan Pilkada Serentak 9 Desember 2020

 

“Dari total anggaran itu, Rp17,6 Miliar untuk kebutuhan yang menyangkut medis. Sisanya, fokus untuk dampak ekonomi dan sosial. Sekarang ini jajaran OPD tengah rapat terus untuk mengambil sikap bagaimana jenis bantuan yang tepat. Kita akan fokus bagi masyarakat yang terdampak. Nanti, kalau sudah final ada keputusan bisa dikonfirmasi dengan Dinas Sosial,” tutupnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Lamsel, Dulkahar, A.P., M.Si belum bisa dimintai keterangan terkait hal ini. Dibubungi melalui sambungan telepon meski aktif namun tidak menjawab. (idh)