Aparatur Desa Dibina Tingkatkan Tupoksi Kerja

25
Idho Mai Saputra - Sekcam Kalianda, Iwan Abdul Roni, S.Pi, MM, menyampaikan pemaparan pada kegiatan pembinaan aparatur Kelurahan Way Urang, Kamis (22/10) kemarin.

KALIANDA – Pembinaan jajaran aparatur Desa/Kelurahan rutin dilakukan sebagai upaya meningkatkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dalam menjalankan roda pemerintahan. Seperti halnya yang dilakukan oleh jajaran Pemerintah Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (22/10) kemarin.

Dalam kegiatan yang menjadi program kerja Plt. Lurah Way Urang, Reza Fahlevi mengambil narasumber dari jajaran Kecamatan Kalianda dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Lamsel.

Dalam pemaparannya, Sekcam Kalianda, Iwan Abdul Roni, S.Pi, MM, menegaskan, setiap jajaran aparatur baik desa maupun kelurahan harus mengedepankan koordinasi internal maupun eksternal. Menurutnya, koordinasi yang baik mampu menyelesaikan berbagai tugas dalam menjalankan roda pemerintahan.

BACA :  Kementan Bakal Kirim Ratusan Sapi ke Lamsel

“Desa atau kelurahan merupakan ujung tombak pemerintah daerah. Maka, kami tekankan pentingnya melakukan koordinasi antara jajaran diseluruh tingkatan. Dengan begitu semua rentang kendali dapat teratasi dengan baik,” ungkap Iwan dalam kegiatan yang digelar di Aula Kelurahan Way Urang.

Dalam kesempatan itu, dia juga meminta kepada Lurah menjadi leadership bagi jajarannya hingga ditingkat RT. Khususnya, dalam berbagai hal yang menyangkut dengan semangat kegotong-royongan.

“Gotong royong merupakan budaya yang menjadi identitas bangsa kita. Maka, kami minta lurah untuk menggalakkan sifat gotong royong kepada jajarannya. Selain itu, kegiatan kerja bakti juga harus dilestarikan agar lingkungan tetap bersih,” tutupnya.

BACA :  Ekspor Lampung Masih Tinggi, Neraca Perdagangan Surplus

Ditempat yang sama, Plt. Sekretaris DPMD Lamsel, Drs. Syarippudin, MM menyampaikan, aparat desa atau kelurahan harus mengedepankan pemberdayaan kepada masyarakat nya. Seperti halnya, pemberdayaan yang bisa meningkatkan perekonomian masyarakat dengan memanfaatkan hobi atau potensi yang tengah ramai diperbincangkan.

“Contoh pemberdayaan dengan memanfaatkan potensi yang ada salah satunya yaitu tanaman. Itu bisa jadi salah satu kegiatan yang memiliki nilai ekonomis. Karena selai hobi atau kegemaran, pemberdayaan dibidang tanaman hias tentu bisa menghasilkan pendapatan. Bisa juga dengan budidaya sayuran di lahan pekarangan,” pungkasnya. (idh)