Ayam Bantuan Mati, Diganti Ayam Pilek

51
Ist.Radarlamsel - Penyaluran ayam bantuan kepada Kelompok Naga Sari, Desa Margajasa, Kecamatan Sragi, Sabtu pekan kemarin.

SRAGI – Ratusan ekor ayam bantuan yang mati di wiliyah Palas dan Sragi akhirnya diganti. Berdasarkan informasi, bantuan ayam tersebut disalurkan oleh pihak renakan pada Sabtu (21/11) pekan kemarin.

Ketua Kelompok Ternak Tri Karya Manunggal Sanmiharjo mengaku, masih kurang puas dengan pendistribusian ayam tersebut. Sebab ayam tersebut dinilai diserahkan ke kelompoknya dalam kedaan kurang sehat.

“Enggak jauh beda dari penyaluran yang pertama. Ayam dikirim masih dalam kedaan kurang sehat. Masih pilek jadi lebih ekstra ngurusnya, ada sembilan ekor yang mati,” ungkapnya.

Disisi lain, dikelompoknya sebelumnya yang dilaporkan sebanyak 92 ekor yang mati. Namun yang diganti oleh pihak renakan hanya 71 ekor.

“Yang diganti cuma 71 ekor padahal yang kita laporkan sebanyak 92 ekor. Katanya laporannya yang masuk hanya 71 itu. Disisi lain, ukuran ayam kali ini lebih kecil dari penyaluran ayam yang pertama,” pungkasnya.

BACA :  DBD Menyerang, Warga Diminta Waspada

Sementara Ketua Kelompok Ternak Sumber Rezeki Desa Sukaraja, Kecamatan Palas, Suwanto mengatakan, ayam bantuan tersebut kembali disalurkan kepada kelompoknya pada Sabtu pekan kemarin.

Berbeda dari pendistribusian yang dilakukan pada 6 November lalu, ayam yang disalurkan untuk menggantikan ayam yang mati lantaran sakit ini,  diserahkan kepada kelompok dalam kedaan sehat.

“Di kelompok kita yang diporkan ada 172 ekor yang mati, dan sudah diganti hari Sabtu pekan kemarin. Ayam juga diserahkan kepada kelompok dalam keadaan sehat,” kata Suwanto memberikan keterangan kepada Radar Lamsel, saat ditemui di kediamannya, Selasa (24/11) kemarin.

BACA :  Hati-hati, Jalan Poros Rusak Parah

Berbeda pada pendistribusian yang pertama  yang mendapat penolakan dari anggota kelompoknya.  Kali ini Ayam batuan tersebut juga sudah langsung diserahkan kepada 50 anggota kelompoknya.

“Kalau yang pertama itu ditolak oleh anggota kelompok, karena ayamnya sakit. Tapi untuk yang kedua ini ayam langsung kita bagikan ke 50 anggota kelompok kita. Ada yang mati tapi hanya satu-dua ekor,” terangnya.

Ketua kelompok Ternak Naga Sari, Desa Margajasa, Kecamatan Sragi Rudi Setiawan juga mengaku telah menerima bantuan tersebut. Dikelompoknya ayam yang diganti oleh pihak renkanan sebanya 57 ekor.

“Sudah Mas, ayam yang mati sudah diganti. Ayam yang diserahkan juga dalam kedaan sehat. Sampai dengan saat ini hanya ada tiga ekor yang mati,” ungkapnya. (vid)