Ayo Kuliah Lampung Diharap Jadi Percontohan

38
ILUSTRASI

Sebanyak 335 anak Program  Keluarga Harapan (PKH) di Lampung dalam kurun waktu 2017 hingga 2020 melalui program Gerakan Ayo Kuliah, yang merupakan program graduasi Kelurga Penerima Manfaat (KPM)  PKH di Lampung.

 

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Pepen Nazaruddin mengatakan dalam Rakor teknis SDM PKH dan peningkatan motivasi anak KPM PKH untuk melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah  yang digelar di Hotel Emersia, Senin (30/11) mengatakan program yang baru ada di Lampung ini  tentunya bisa diikuti provinsi lainnya.

 

“Kita berharap tentunya pemprov Lampung yang  sudab mengeluarkan program ayo kuliah diikuti provinsi lain. Bisad  dnegan berbagai macam caranya, karena punya jejaring ya bisa dikaitkan dengan KIP (kartu Indonesia Pintar), bisa mengkoordinasikan.  Kemudian anak-anak KPM agar bisa kuliah. Dengan program ini kami akan melaporkan keberhasilan PKH sebelumnya,” jelas Pepen.

BACA :  KBM Diputuskan Setelah Rapat

 

Dia melanjutkan program yang sejalan dengan pemerintah pusat ini memang menjadi program yang tersinergi. Sehingga adanya keterkaitan antar program dan bisa saling melengkapi.

 

“Kita juga sudah berdialog dengan anak penerima PKM PKH, harapannya bisa juga bisa berlanjut tidak hanya S1, tapi juga S2, dan S3. Jadi harapannya anak KPM PKH bisa mendapatkan jenjang pendidikan tinggi. Banyak anak PKH berprestasi bidang lain ada, intinya dengan Pkh aspek pendidikan bisa memutuskan rantai kemiskinan, keluarga nya sejahtera, dan bisa merubah nasib keluarganya lebih sejahtera,” jelasnya.

 

Tahun depan, Kemensos berharap Lampung untuk graduasi KPM PKH bisa bertambah sebesar 10% dari jumlah KPM di Lampung. “Ya kalau jumlah penerimanya ada berapa ribu, ya 10%nya diharapkan bisa bertambah. Ini bahkan menteri mintanya bisa bertambah 30%, dan ini tantangan untuk kita semua, setelah graduasi dengan program ayo  kuliah ini mudah,” tambahnya.

BACA :  Anak Yatim dan Santri Gembira di 4 Tahun Salai Tabuan

 

Ditambahkan Kadis Sosial Provinsi Lampung Aswarodi, dirinya mengatakan sesuai instruksi dari gubernur bahwa adanya program Ayo Kuliah merupakan program unggulan untuk mengentaskan pendidikan hingga ke pendidikan tinggi. Di mana program ini telah berjalan dengan 335 anak KPM PKH di Lampung.

 

“Dengan kegiatan ini, harapannya bisa graduasi dan bisa lebih banyak lagi anak-anak yang bisa bergabung dengan program ayo kuliah ini,” jelas Aswarodi. (rnn)