Bakamla RI Pasang 30 Penjaga Laut Lamsel

52
Ist. Radar Lamsel - Direktur Kerja Sama Bakamla RI, Laksamana Pertama TNI Rasiono Kunto, S.E. memaparkan tugas Rapala Nusantara dalam melindungi wilayah laut di kabupaten Lampung Selatan di menara Siger, kemarin.

BAKAUHENI – Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI resmi membentuk relawan penjaga laut (Rapala) Nusantara. Program yang lahir di tahun 2020 ini diluncurkan di menara Siger, kecamatan Bakauheni, Kamis (13/8/2020). Selain dari Bakamla, acara ini juga dihadiri pejabat Pemkab Lamsel, dan Dandim 0421/LS.

Direktur Kerja Sama Bakalma RI, Laksamana Pertama TNI Rasiono Kunto, S.E. menjelaskan pembentukan 30 anggota Rapala di kabupaten Lampung Selatan. Tujuannya, Bakamla ingin membentuk sinergitas Rapala dengan instansi terkait di lingkungan Pemkab Lamsel. Dengan begitu, proses penjagaan demi keamanan laut bisa dilaksanakan secara penuh.

“Kita bisa menekan berbagai macam pelanggaran dan kerusakan di laut kita,” kata Rasiono kepada awak media.

Perwira tinggi dengan pangkat satu bintang di pundak ini mengatakan, pelanggaran yang dimaksud adalah kerusakan alam laut misalnya terumbu karang. Sekaligus menekan tindak kejajatan lain seperti penyeludupan narkoba di wilayah Kabupaten Lampung Selatan melalui pelabuhan Bakauheni.

“Kita berharap kejahatan yang terjadi melalui wilayah laut nantinya bisa berkurang. Termasuk narkoba yang melintasi jalur laut,” katanya.

Lebih lanjut, Rasiono mengatakan bahwa Rapala dalam kegiatannya memiliki tugas utama. Yaitu membantu penjagaan wilayah pantai, dan laut di kabupaten Lampung Selatan. Rapala akan mendata, dan mencari informasi kejadian yang terkait dengan wilayah kelautan. Serta membatu memberikan penyuluhan kepada para nelayan.

“Jangan lupa, mereka juga punya peran membantu percepatan penanganan Covid-19 di wilayah laut Lampung Selatan,” katanya.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Kab Lampung Selatan, Supriyanto, S.Sos.,M.M. mengapresiasi langkah Bakamla RI yang telah berinisiatif membetuk Rapala Nusantara. Menurut dia, Pemkab Lamsel merasa sangat terbantu karena keberadaan Rapala Nusantara sangat penting dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia. Khususnya di bumi Khagom Mufakat.

“MoU Bakamla dan Pemerintah sudah diprogramkan. Semoga dengan kehadiran Rapala ini, ke depannya wilayah laut dan pesisir bisa terjaga keamanannya,” katanya. (rnd)