Bakauheni Dialokasikan Dana Pembangunan Rp23,4 Milyar

264

Nanang: Manfaatkan Anggaran Demi Kemajuan Desa

BAKAUHENI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan tahun ini mengalokasikan anggaran pembangunan untuk di Kecamatan Bakauheni sebesar Rp23,4 miliar.

          Alokasi angaran tersebut diungkapkan dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) yang berlangsung di Lapangan Desa Hatta, Kecamatan Bakauheni, Jumat (1/3) pekan kemarin.

          Anggaran pembangunan yang akan dialokasikan diwilayah Kecamatan Bakauheni tahun 2019 ini meliputi untuk pembangunan fisik dan non fisik sebesar Rp16.318.440.000, dan Alokasi Dana Desa serta Dana Desa (ADD-DD) sebesar Rp7.125.559.009.

          Kepala Bidang Pengendalian Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lamsel Joniyansyah menyampaikan,

untuk bidang infrastruktur, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp11.099.600.000. Sementara dibidang pendidikan sebesar Rp2.121.941.100, serta bidang perumahan dan permukiman sebesar Rp1.087.579.000.

          “Sehingga total anggaran pembangunan di Kecamatan Bakauheni untuk tahun 2019 adalah sebesar Rp23.443.999.000,” ujar Joniyansyah mewakil Kepala Bappeda Lampung Selatan Wahidin Amin, saat menyampaikan rencana kegiatan pembangunan di Kecamatan Bakauheni.

          Dalam kesempatan itu, Plt. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto meminta, kepada para kepala desa agar bisa memanfaatkan anggaran pembangunan yang diberikan pemerintah untuk desanya dengan sebaik-baiknya. “Kita semua sudah tahu bahwa anggaran DD dan ADD yang diberikan pemerintah pusat, itu jumlahnya sangat luar biasa. Tujuannya tidak lain untuk pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Nanang Ermanto.

          Ia pun berpesan, para kepala desa dapat bekerjasama dengan BPD dalam mewujudkan program-program pembangunan demi kemajuan desanya masing-masing. “Sebagai pelayan masyarakat, mari kita bersama-sama mengutamakan kepentingan masyarakat diatas segalanya. Hilangkan egoisme, sukuisme, dan kepentingan kelompok, tetapi mari kita tingkatkan persatuan dan kesatuan untuk memajukan desa kita masing-masing demi kemajuan Kabupaten Lampung Selatan dimasa-masa mendatang,” pungkasnya. (adv)