Bandar Agung Gelar Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana

126
David Zulkarnain – Simulasi mendirikan posko pengungsian bencana yang dilakukan oleh anggota KSB dan Karangtaruna Desa Bandaragung, Kecamatan Sragi dalam kegiatan Kesiapsiagaan Bencana Skala lokal desa, Selasa (25/6).

SRAGI – Letak geografis yang berada di kawasana pesisir timur dan bentangan Sungai Sekampung membuat Desa Bandaragung, Kecamatan Sragi menjadi daerah yang rawan terjadi bencana banjir.

Hampir setiap tahun bencana banjir, teruma banjir pasang air laut  selalu terjadi di Desa Bandaragung. Untuk itu pemerintah desa setempat terus berupaya menciptakan masyarakat  yang tanggap bencana dengan memberikan pelatihan tanggap kebencanaan skala lokal desa.

Sekretaris Desa Bandaragung, Asikin mengatakan, pelatihan yang diikuti oleh anggota Kampung Siaga Bencana (KSB) dan Karangtaruna desa setempat itu, sebagai upaya untuk mencipatakan masyarakat yang tanggap bencana.

“Pelatihan kesiapsiagaan bencana ini yang ditujukan kepada anggota KSB dan Karang Taruan ini sebagai upaya untuk mencipatakan mayarakat yang siaga bencana,” kata Asikin kepada Radar Lamsel, disela pelatihan tersebut, Selasa (25/6).

BACA :  Nanang Buka Parade Sound System

Asikin mengungkapkan, kondisi geografis yang berada di wilayah pesisir dan bentangan  Sungai Sekampung menyebabkan Desa Badaragung rawan akan ancaman bencana banjir.

Bahkan, lanjut Asikin, bencana banjir hampir setiap tahun terjadi di desa setempat. Terutama banjir rob yang kerap melanda Dusun Kualajaya.

“Ancaman banjir dari Sungai Sekampung selalu datang setiap tahun. Bahkan banjir rob selalu terjadi di Dusun Kualajaya. Maka dari itu kesiapsiagaan bencana harus kita tekankan kepada masuyarakat. Apalagi saat ini KSB sudah memiliki empat unit tenda sebagai sarana untuk mengantisipasi terjadinya bencana banjir,” paparnya.

BACA :  Nanang: Ubah Citra Orgen Tunggal Lewat PSS

Sementara  anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Lampung Selatan, Sugiah, pemateri dalam pelatihan terebut mengatakan, sebagai daerah yang rawan ancaman bencana banjir kesiap siagaan bencana perlu ditanamkan kepada masyarakat Desa Bandaragung.

Sugiah menjelaskan, dalam pelatihan tersebut anggota KSB dan Karangtaruna setempat mendapatkan pemahaman mulai dari prabencana, bencana, hingga penanggulanan paska bencana.

“Dalam pelatihan ini kami juga menggelar simulasi bencana mulai dari mendirkan posko selter hingga evakuasi.Harapakan kita dengan adanya pelatihan ini, jika suatu waktu terajadi bencana penanggulangan bencana bisa terorganisir dengan baik,” harapnya. (vid)

BAGIKAN