Banjir Aduan Jalan Rusak!

775
Kepala Diskominfo Lamsel M. Syahroni, S.Sos., M.M.,

Pemkab Buka Layanan SMS Center di Diskominfo

KALIANDA – Pemkab Lampung Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) telah meluncurkan program pengaduan masyarakat melalui sms center resmi milik Kabupaten Khagom Mufakat. Layanan masyarakat itu belakangan diaktifkan sejak Desember 2016 lalu.

Diskominfo Lamsel sendiri menyiapkan program tersebut untuk memudahkan masyarakat menyampaikan aspirasi soal pembangunan yang tengah dilakukan Pemkab Lamsel. Pengaduan berbentuk laporan, saran maupun kritik selanjutnya akan ditindaklanjuti satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait.

Kepala Diskominfo Lamsel M. Syahroni, S.Sos., M.M., tidak memungkiri jika banyak aduan masyarakat yang masuk sejak dimulainya program tersebut. Bahkan, dia secara terang-terangan menyebutkan banyak pengaduan masyarakat soal infrastruktur jalan desa yang masuk dalam sms centre tersebut.

“Paling banyak pengaduan yang masuk adalah mengenai jalan yang rusak disetiap desa. Pada intinya, masyarakat meminta agar jalan-jalan yang rusak segera diperbaiki,”ujar M. Syahroni saat dihubungi Radar Lamsel melalui sambungan telepon, Rabu (8/2) kemarin.

BACA :  Mulai Dibahas di Kementerian, Natar Masuk RDTR Perkotaan di Lamsel

Dia melanjutkan, pengaduan masyarakat yang akan ditindaklanjuti oleh Diskominfo adalah mereka yang menunjukkan identitas secara gamblang. Apabila tidak menyebutkan identitas, maka petugas tidak akan meneruskannya ke SKPD terkait.

“Dari aduan yang masuk, kami teruskan ke SKPD terkait. Itu menjadi tanggungjawab mereka yang menangani pengaduan masyarakat tersebut. Karena, kami memastikan pengaduan masyarakat yang benar langsung kami teruskan ke SKPD terkait,”tutupnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Lamsel Hermansyah Hamidi, ST juga mengamini bahwa aduan masyarakat yang masuk melalui Diskominfo Lamsel paling banyak soal jalan. Bahkan, pihaknya akan menyikapi setiap pengaduan yang disampaikan oleh masyarakat tersebut.

BACA :  13 PAC Muslimat NU Lamsel di Lantik

“Yang pasti kami akan menanggapi aspirasi masyarakat ini. Tetapum tentu saja ada tahapannya. Kami akan melakukan survei jalan mana saja yang mereka keluhkan itu. Selanjutnya, kita pertimbangkan mana yang menjadi prioritas,”ungkap Herman saat ditemui di Kantor Bupati Lamsel, kemarin.

Dia melanjutkan, dalam menyikapi soal pengaduan masyarakat harus melalui langkah dan tahapan yang benar-benar tepat. Terkecuali, dalam kondisi darurat yang sifatnya sangat penting.

“Karena setiap aduan tidak bisa langsung kita tanggapi kecuali bencana alam. Itu sifatnya darurat. Kalau yang tidak darurat namun prioritas, bisa dianggarkan dalam APBD-P tahun ini,”pungkasnya.

Untuk diketahui, bagi masyarakat yang ingin menyampaikan  pengaduan, kritik maupun saran kepada pemerintah terkait pelaksanaan pembangunan, kemasyarakatan, dan roda pemerintahan bisa langsung menyampaikan melalui sms ke nomor 0811-728-1000 dengan disertai identitas lengkap. (idh)

BAGIKAN