Banjir Rob Kembali Melanda Kualajaya, 70 Rumah Dipastikan Terendam

43
GAMBAR ILUSTRASI

SRAGI – Setelah sempat mereda dalam tiga hari belakangan, banjir rob kembali menghantam pemukiman masyarakat Dusun Kualajaya, Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, Rabu (3/6) petang kemarin. Dari informasi yang dihimpun, air laut mulai  naik ke pemukiman masyarakat sekitar pukul 17.30 WIB. Banjir juga sudah merendam 50 rumah warga dengan ketinggian air 50 – 70 senti meter.

Ketua RT 1 Dusun Kuala Jaya Rizal mengatakan, banjir yang terjadi saat ini deperkirakan akan lebih tinggi dibanding dengan banjir yang terjadi sebelumnya, pekan lalu. Rizal menyebut air laut mulai naik kepemukiman pada waktu magrib. Banjir yang kedua kalinya juga lebih besar dari banjir pekan kemarin.

“Sebab ketinggian air mencapai 70 senti meter, bahkan di RT 3 mencapai satu meter,” kata Rizal memberikan keterangan kepada Radar Lamsel melalui pesan WhatsApp-nya.

BACA :  Asuransi AUBU Minta Dioptimalkan

Anggota Kampung Siaga Bencana (KSB) Desa Bandar Agung ini menyebutkan, hingga saat ini sudah terdapat sekitar 300 rumah yang terdampak banjir, sementara rumah masyarakat yang sudah terendam diperkirakan sebanyak 70 rumah. Hingga  pukul 19.00 WIB, sambung Rizal, ketinggian air laut terus meningkat. Bahkan sebagian warga Kualajaya juga sudah mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Sudah 70 rumah yang terendam banjir, sebagian juga sudah mengungsi ke Bunut dan Labuhan Ratu, Lampung Timur. Warga takut terjadi angin kencang yang dapat menyabkan terjadinya gelombang kecil, karena saat saat ini juga sudah masuk angin timur,” terangnya.

Sudarto, anggota KSB lainnya juga mengamini banjir rob kembali menerjang pemukiman Dusun Kualajaya. Bahkan ia menyebutkan sudah ada 100 rumah yang terandam banjir. “Banjir yang terjadi memang lebih besar, biasanya kalau sudah tiga jam air akan surut. Tapi ini belum menunjukan air akan surut,” sambungnya.

BACA :  Pengusaha Tambak dari Luar Daerah Didata

Selain merendam pemukiman masyarakat, banjir rob juga berdampak pada puluhan hektar tambak masyarakat. Ia menjelaskan, banjir rob yang lebih besar akan terus terjadi selama satu pekan ke depan hingga puncak bulan purnama. Sebanyak 100 rumah diperkirakan pasti terendam.

“Kami belum bisa mendata secara pasti karena banjir terjadi malam hari, dan lebih mengutamakan keselamatan masyarakat. Saat inibeberapa warga sudah bersiap-siap keluar dari Kualajaya untuk mengungsi,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Dusun Kualajaya, Saripudin hingga saat ini belum bisa memberikan keterangan. Meski nomor teleponnya dalam kondisi aktif namun tidak mendapat jawaban. (vid)