Bantuan Program Sembako Belum Cair

139
Ilustrasi PKH

PALAS – Bantuan Program Sembako periode Maret di wilayah Kecamatan Palas hingga saat ini belum dicairkan.

Akibatnya, hal tersebut menyebabkan sejumlah KPM melakukan pencairan dana bantuan meskipun belum ada penentuan agen Brilnk atau E-warung sebagai tempat transaksi dari pihak BUMDes.

Hal tersebut diungkapkan oleh Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Palas Sutrisno. Dimana hingga saat ini belum ada proses pencairan bantuan PKH atau Program Sembako secara sah yang mengikuti peraturan.

“Untuk bulan Maret ini belum ada pencairan. Sebab Kecamatan Palas juga belum melalukan rapat tim koordinasi mengenai peraturan baru tentang suplayer sembako dan penentuan agen Brilink,” ungkap  Sutrisno kepada Radar Lamsel, Rabu (18/3).

BACA :  21 Kades di Palas Non Reaktif Covid-19

Meski begitu, sambung Sutris, pihaknya juga sudah menemukan beberapa kelurga penerima manfaat (KPM) bantuan dari kemerinterian sosial tersebut sudah melakukan pencairan, walaupun belum ada penentuan agen Brilink atau E-warung dari pihak BUMDes.

“Untuk wilayah palas saat ini ada 5.175 KMP PHK dan Program Sembako. Meskipun belum ada imbauan pencairan, namun kami menemukan beberapa KPM yang sudah melaukan pencairan. Padahal jika sudah ditentukan kita akan lebih mudah mendata KPM yang sudah mencairkan bantuan. Hal tersebut tentu saja akan mendapatkan sangsi dari pihak Bank,” ungkapnya.

BACA :  Daya Tahan Tubuh Masuk RPP Paud

Sementara itu Camat Palas Rika Wati S. STP, MM mengungkapkan, rapat tim koordinasi baru ditahap tingkat desa untuk menentukan manajer suplayer dan tempat transaksi pencairan bantuan.

“Baru sekali rapat minggu kemarin, dimana kami menyerahkan penentuan manejer suplayer dan agen Brilink kepada kepala desa dan pengurus BUMDes masing-masing desa. Dan harapan kami penetuan tersebut segera dilakasanakan agar bantuan bulan Maret ini bisa segera dicairkan oleh KPM,” harapnya. (vid)