Baru 12 Desa di Ketapang Salurkan BLT DD

55
Nyoman Subagio – Pemerintah Desa Kemukus, Kecamatan Ketapang menyalurkan bantuan BLT DD kepada warga disaksikan Camat Ketapang Madro’i, SE dan uspika, kemarin.

Kendala Dilapangan Soal Data Tidak Valid

KETAPANG –  Penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari dana desa (DD) untuk masyarakat terdampak covid-19 di Kecamatan Ketapang baru berjalan sekitar 80 persen. Sebab, hingga saat ini baru 12 desa dari 17 desa yang ada di Kecamatan Ketapang yang menyalurkan bantuan tersebut ke masyarakat yang membutuhkan.

Berdasarkan catatan Pemerintah Kecamatan Ketapang, desa-desa yang belum menyalurkan bantuan BLT kepada warganya adalah Desa Tamansari, Desa Sripendowo, Desa Sumur, Desa Lebungnala dan Desa Tridharmayoga.

Ditargetkan, penyaluran bantuan BLT yang bersumber dari Dana Desa (DD) itu selesai minggu pertama bulan ini. Demikian yang diungkapkan Camat Ketapang Madro’i, SE kepada Radar Lamsel usai menyerahkan bantuan BLT DD kepada warga di Desa Kemukus, Rabu (1/7/2020).

“Sampai saat ini sudah 12 desa di Kecamatan Ketapang yang menyalurkan bantuan BLT DD kepada warga yang terdampak Covid-19. Ada lima desa lagi yang belum menyalurkan bantuan tersebut, yakni Desa Tamansari, Desa Sripendowo, Desa Tridharmayoga, Desa Sumur dan Desa Lebungnala. Ditargetkan minggu pertama bulan ini sudah selesai. Lima desa yang belum menyalurkan BLT DD ini karena persoalan pembuatan rekening Bank BRI,” kata Madro’i.

Hingga saat ini, lanjut Camat Ketapang ini, beberapa kendala ditemui selama penyaluran BLT DD setiap desa. Kendala yang dihadapi masing-masing desa adalah data penerima bantuan tidak valid dan penerima bantuan belum pulang dari rantauan. “Masalah yang ditemui setiap hampir sama yakni data penerima tidak valid. Hal ini yang membuat penyaluran bantuan tidak berjalan cepat,” kata Madro’i.

Terkait data yang tidak valid, lanjutnya, pihaknya bersama pemerintah desa terus berkoordinasi dengan pihak Bank BRI setempat. “Kami menunggu pihak BRI untuk menyelesaikan masalah data tidak valid ini sehingga rekening bisa dicetak dan bantuan bisa disalurkan kepada warga yang menerima,” paparnya.

Untuk diketahui, jenis bantuan yang diterima oleh masyarakat yang terdampak covid-19 adalah BLT DD, PKH, Bansos (BPNT) atau program sembako, BST (bantuan sosial tunai) dan bantuan sembako dari Pemkab Lamsel. Namun, masyarakat yang menerima bantuan tidak diperbolehkan mendapatkan bantuan doble.(man)