Baru Lima Desa, Klaim Capaian Sudah 50 Persen

476

KATIBUNG – Realisasi pembangunan bersumber dari Dana Desa (DD) tahap II tahun 2018 di Kecamatan Katibung di klaim sudah mencapai 50 persen.

Camat Katibung Hendra Jaya S.Sos memastikan dari 12 desa belum seluruhnya dapat mencairkan DD tahap II.  Hanya lima desa yang sudah mencairkan DD yakni Desa Babatan, Tanjungratu, Tanjungagung, Transtanjungan dan Desa Sidomekar.

“ Memang belum semua desa, baru lima desa saja yang sudah mencairkan. Saya pastikan capaiannya sudah 50 persen lebih. Sebab sudah masuk tahapan akhir pengerjaan,” kata dia kepada Radar Lamsel, Selasa (24/7) kemarin.

Mantan Plt. Kadiskominfo Lamsel itu memaparkan, DD tahap II yang diperuntukan bagi infrastruktur tersebut mengadopsi sistem padat karya yakni pemberdayaan masyarakat desa.

BACA :  60 OTG Diimbau Mengisolasi Diri

“ Rata-rata memberlakukan padat karya pada DD tahap II 2018 ini, Desa Babatan salah satu contoh. Sudah tiga titik jalan beton dibangung berdasar pantauan kecamatan,” sebut dia.

Satu dari lima desa tersebut yakni Desa Sidomekar yang sempat tersangkut persoalan lantaran Kades Sidomekar digantikan oleh Pjs. Kades karena kasus Raskin. Namun Hendra Jaya mengklaim pembangunan di desa tersbut tak mengalami kendala berarti selama realisasi pembangunannya.

“ Sidomekar dipimpin Pjs. Kades sejak Kades sebelumnya Agus Widodo terseret kasus Raskin. Sejauh ini tak ada masalah baik dalam pelayanan maupun pembangunan di desa,” sebut dia.

BACA :  60 OTG Diimbau Mengisolasi Diri

Kepala Seksi (Kasi) Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Katibung Sutikna memaparkan tujuh desa yang belum mencairkan DD yakni Desa Tarahan, Karyatunggal, Neglasari, Tanjungan, Pardasuka, Sukajaya dan Rangai Tritunggal.

“ Sementara tujuh desa tersebut belum melakukan pembangunan infrastruktur dari DD tahap II karena proposal pengajuan masih dalam proses DPMD,” sebut dia.

Berbeda dengan Katibung, di Kecamatan Sidomulyo belum satupun desa yang mencairkan DD tahap II tahun 2018. Itu dibenarkan oleh Camat Sidomulyo Eko Irawan saat dikonfirmasi wartawan koran ini. “ 16 desa masih diajukan, belum ada desa yang memulai pembangunan dari DD tahap II ini,” ungkapnya. (ver)