Bawaslu Pesawaran Buka Bandrek

337
Jajaran Bawaslu Pesawaran bersama tokoh masyarakat saat melaunching ruang Bandrek secara simbolis.
GEDONGTATAAN – Sebagai upaya untuk melakukan pencegahan dan pengawasan pada proses pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pesawaran buka ruang Bandrek (Bawaslu Ngobrol dan Diskusi Bareng Komunitas) dikantor setempat.

Dikatakan Ketua Bawaslu Pesawaran, Ryan Arnando, Bandrek tersebut merupakan ruang bersama atau tempat berkumpul seluruh petugas Pemilu dengan para seluruh lapisan elemen masyarakat dan komunitas guna bertukar informasi terkait pelaksanaan Pemilu dilapangan. 

 
“Dengan semakin banyaknya kepedulian masyarakat terhadap pelaksanaan Pemilu ini diharapkan semua tahapannya dapat berjalan dengan baik dan terciptanya Pemilu yang bersih dan aman,” ujar Ryan, Jumat (11/1).

BACA :  KPU Pesawaran Sosialisasi Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2020

Selain membuka ruang Bandrek, untuk meminimalisir pelanggaran selama masa tahapan kampanye menjelang pemilu 2019, Bawaslu Kabupaten Pesawaran, menggandeng tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, serta instansi pemerintahan untuk bersama-sama mengawasi kegiatan kampanye.

 
 “Kami menilai bahwa tokoh masyarakat memiliki peranan yang sangat penting dalam melakukan fungsi pengawasan, dan dapat dengan mudah memberikan pemahaman kepada masyarakat lainnya,” jelasnya.

Salah satu upaya dalam mengandeng masyarakat tersebut, lanjut Ryan, Bawaslu Pesawaran sudah berkeliling ke-11 kecamatan yang ada di Kabupaten Pesawaran untuk mensosialisasikan pelanggaran-pelanggaran yang kerap terjadi di lapangan.

BACA :  Ketua DPD II Golkar Pesawaran Instruksikan Kader Dukung Petahana
 
 “Terutama adanya money politics dan juga ujaran kebencian, maka dari itu kita menggandeng tokoh masyarakat, berharap dapat mengurangi pelanggaran yang terjadi,” imbuhnya.

Selain mengajak masyarakat untuk melaporkan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan peserta pemilu seperti pembagian uang dan sembako, keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam kegiatan kampanye juga menjadi perhatian serius bagi pihak Bawaslu yang perlu diawasi.

 
 “Kami berharap dengan melibatkan masyarakat dalam fungsi pengawasan dapat menciptakan Pemilu yang bersih dan aman,” pungkasnya. (Rus)