BBWS Mesuji-Sekampung Percepat Perbaikan Tanggul

389

PALAS – Perbaikan jebolnya tanggul penangkis Sungai Way Pisang di Desa Sukaraja, Kecamatan Palas semakin dikebut oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji-Sekampung.

Pantauan Radar Lamsel, Kamis (13/12) kemarin, pihak balai besar kembali menerjunkan satu unit exavator sebagai upaya percepatan berbaikan  tanggul sepanjang 40 meter yang jebol akibat banjir yang terajadi pada Sabtu (1/12) lalu.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung Iriandi Azwartika mengatakan, percepatan perbaikan tanggul penangkis tersebut untuk mengatisipasi adanya banjir susulan yang dapat mengancam lahan pertanian warga.

“Mengingat tingginya curah hujan, kita terjunkan kembali satu unit alat berat untuk mempercepat perbaikan tangul yang jebol. Jika cuaca bagus perbaikan satu pekan akan selesai,” kata Iriandi Azwartika kepada Radar Lamsel saat memantau dilokasi.

BACA :  Sahabat Ceria Bagikan Masker Gratis

Berdarsarkan informasi yang dihimpun, tanggul penangkis yang berada diwilayah itu selalu menjadi langganan jebol tiap tahun. Bahkan sepanjang tahun ini tanggul penangkis tersebut telah terjadi jebol dua kali.

Iriandi menjelaskan, hal tersbut ditengarai jembatan penghubung Desa Pematangbaru-Sukamulya yang posisinnya berada di bantaran tanggul sehingga menghambat arus sungai pada saat banjir.

“Posisi pondasi jembatan yang berada di dalam tangul menghalangi arus sungai sehingga pada saat banjir air menjebol tanggul penangkis,” paparnya.

BACA :  409 Kelompok Didata Ulang

“Sedangkan kami tidak mungkin melakukan pelebaran karena jembatan ini aset Pemkab Lampung Selatan. Namun kami akan memberikan solusi pembuatan gorong-gorong untuk memperlancar air pada saat banjir,” sambung Iriandi.

Terkait tanggul sungai Way Pisang yang dimanfaatkan masyarakat sebagai lahan bercocok tanam, Iriandi juga mengharapkan Pemkab Lampung Selatan dapat ikut andil untuk melakukan penertiban.

“Dalam pengangulangan ini kami akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Kami juga tidak bisa turun tangan sendiri, maka kami mengaharapkan aparat Pemkab Lampung Selatan juga dapat melakukan penertiban,” harapnya. (vid)