Bekali Kader IMM dengan Kajian Rutin

722
Idho Mai Saputra – Ketua Komisariat IMM STIE Muhammadiah Kalianda Heru Diansyah memimpin pertemuan rutin sebagai bekal kader di bidang organisasi IMM.

KALIANDA – Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) STIE Muhammadiyah Kalianda komitmen mewujudkan kaderisasi yang memiliki kemampuan serta loyalitas terhadap organisasi. Pertemuan rutin mingguan menjadi kewajiban kader untuk membahas berbagai kajian yang tengah berkembang di kalangan masyarakat.

Pimpinan Komisariat IMM STIE Muhammadiyah Kalianda Heru Diansyah mengatakan, IMM STIE Muhammadiyah Kalianda rutin menggelar pertemuan setiap Hari Jum’at dengan tema ‘Kajian Jum’at’ bagi para kader IMM. Tujuannya, agar para mahasiswa yang tergabung dalam organisasi IMM bisa lebih mencintai organisasi dan paham betul apa tujuan dari organisasi tersebut.

“Kita ingin organisasi IMM di STIE bukan hanya sekedar ada. Sehingga, kader benar-benar paham untuk apa mereka masuk ke dalam organisasi ini. Harapannya, terdapat banyak manfaat bagi para mahasiswa yang ikut gabung dalam organisasi IMM,” kata Heru kepada Radar Lamsel, pekan lalu.

BACA :  PDP Berkurang, ODP Bertambah

Dia menambahkan, tema yang diambil dalam pertemuan rutin mingguan itu berbeda-beda. Mulai dari pembahasan seputar organisasi IMM hingga membahas kajian-kajian yang tengah berkembang di kalangan masyarakat baik di Indonesia atau khususnya di Lamsel.

“Pekan ini, kami melakukan pembahasan atau kajian dengan tema ‘Kepemimpinan yang Intelektual, Religius dan Humanis dalam IMM’. Harapannya, bisa menjadi bekal para kader di dalam kehidupan bermasyarakat bahkan untuk karier mereka di dunia pekerjaan mendatang,” imbuhnya.

BACA :  Fraksi PKS Serahkan APD Buat Tenaga Medis Bob Bazar

Lebih lanjut dia mengatakan, IMM membuka seluas-luasnya bagi para mahasiswa yang belum tergabung dalam organisasi tersebut. Karena, banyak manfaat positif yang bisa diambil oleh para kader sebagai bekal di kehidupan mendatang.

“Selain menambah keluarga dan rekan, berorganisasi akan membuka pikiran dan wawasan kita. Dari silaturahmi itu akan banyak hal positif yang bisa kita peroleh. Maka, saya mengajak para mahasiswa yang belum tergabung dalam organisasi ini bisa ikut belajar bersama-sama,” pungkasnya. (idh)