BPBD Perkuat Satgas Komunikasi Bandar Agung

113

SRAGI – Berdampingan langsung dengan Sungai Sekampung membuat Desa Bandar Agung akrab dengan ancaman bencana banjir pada saat musim hujan.

          Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan selain mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, juga memperkuat satgas kominukasi agar curah hujan yang terjadi di hulu sungai bisa selalu terpantau.

          Kepala BPBD Lampung Selatan Darmawan mengatakan, memasuki musim penghujan Sungai Sekampung harus selalu diwaspadai, terlebih Sungai Sekampung berdampingan langsung dengan pemukiman masyarakat.

          “Meski masyarakat Badan Agung sudah akrab dengan bencana banjir, namun tetap harus wapada terlebih pada saat memasuki musim penghujan ini,” Ujar Darmawan kepada Radar Lamsel, Selasa (27/11).

BACA :  Harga Jual Gabah Terus Merosot

          Darmawan menjelaskan, bencana bajir yang kerap terjadi di Desa Bandar Agung lantaran meningkatnya Sungai Way Sekampung pada saat musim hujan dibarengi dengan pasang air laut. Sehingga air Sungai Sekampu meluap ke pemukiman masyarakat.

 Saat ini pihaknya juga mulai memperkuat satgas komunikasi di wilayah Kecamatan Sragi, khususnya Desa Bandar Agung.  Upaya ini dilakukan agar pada saat musim hujan ini kondisi Sungai Way Sekampung bisa selalu terpantau.

BACA :  Ajak Tokoh Awasi Pilkada

“Saat ini kami mulai memperkuat satgas komunikasi. Kondisi dihilir atau hujan yang terjadi di hulu Sungai Sekampung akan selalu terpantau,” terangnya.

Selain itu, lanjut Darmawan, saat ini pihaknya juga tengah gencar melakukan pelatihan satgas penangulangan becana di Desa Badar Agung dengan tujuan menciptakan masyarakat yang tangguh bencana.

“Hari ini kami juga melakukan pelatihan satgas penanggulangan bencana, dengah harapan masyarakat Badar Agung bisa sigap dan tangguh dalam mengahadapi bencana banjir yang bakal terjadi di musim penghujan ini,” harapnya. (vid)