BPBD : Waspadai Siklon Tropis Dahlia

514

GEDONGTATAAN – Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui intansi terkait menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat yang berada diwilayah pesisir dapat meningkatkan kewaspadaan menghadapi dampak fenomena siklon tropis dahlia yang saat ini sedang terjadi.

“Lahirnya siklon tropis Dahlia akan berdampak pada peningkatan hujan lebat, tinggi gelombang, angin kencang, maupun potensi kilat dan petir di beberapa wilayah di Indonesia. Adapun wilayah yang terdampak hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yaitu di pesisir Barat Bengkulu hingga Lampung, Banten, dan Jawa Barat bagian Selatan. Dan, untuk daerah pesisir Kabupaten Pesawaran juga terkena dampak Siklon Tropis Dahlia,” ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesawaran, Mustari, Senin (04/12).

Dikatakan Mustari, BPBD Kabupaten Pesawaran telah melakukan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat diwilayah pesisir Kabupaten Pesawaran adanya fenomena alam Siklon Tropis Dahlia.

“Kita sudah melakukan sosialisai kepada masyarakat, kepala desa dan camat. Siklon Tropis Dahlia ini juga menyebabkan angin puting beliung yang kemarin terjadi diwilayah Kecamatan Margapunduh,” ujarnya.

Mustari menambahkan, tidak hanya masyarakat yang berada diwilayah pesisir saja yang diberikan himbauan terkait fenomena siklon tropis dahlia, para pengelola wisata pantai juga dihimbau untuk waspada terhadap fenomena ala mini.

“Kita juga memberikan himbauan kepada pengelola wisata pantai agar waspada dan memasang tanda bahaya untuk mengingatkan para wisatawan yang berkunjung. Pasalnya, siklon tropis dahlia ini juga menyebabkan gelombang pasang air laut,” tuturnya.

Selain itu, lanjut Mustari, dirinya juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak melakukan kunjungan ke pantai terlebih dulu. Karena, perkiraaan dari BMKG, Siklon Tropis Dahlia ini masih akan terjadi dalam beberapa hari kedepan.

“Jadi kita himbau kepada masyarakat agar selalu waspada dengan adanya fenomena alam yang saat ini terjadi di Kabupaten Pesawaran,” tegasnya. (Acp)