BPJN Pasang Terpal Penahan Longsor

14
Tim dari BPJN, P2JN, Dinas PUPR, Kapolres Pesawaran saat meninjau talud sungai Way Semah yang longsor.
GEDONGTATAAN – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung akan melakukan pemasangan terpal guna menahan material longsor sebelum penanganan jangka panjang yang akan direalisasikan dalam waktu dekat ini. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kembali longsor di bantaran sungai di  jembatan Way Semah.
“Jadi untuk penanganan sementara, kita pasang terpal  untuk menahan longsor. Karena memang direncanakan bulan ini pun rencana akan ditangani, tinggal menunggu hasil tender. Namun adanya musibah ini, maka kita harus meriview ulang perencanannya yang semula penanganan sementara berupa pembangunan bronjong,” ungkap PPK BPJN Lampung Barden saat meninjau longsor di bibir jembatan Way Semah, Selasa (12/1).
Dikatakan, penanganan banjir di aliran sungan Way Semah jangka panjang yang akan didesign ulang perencanannya yakni dengan pembangunan retaining wall. Dimana sebelumnya, penanganan jangka pendek berupa pembangunan bronjong.
“Kita menunggu tim perencanaan dari P2JN, apa cukup bronjong atau retaining wall. Rencana awal kan bulan ini, sudah kita antisipasi sebelumnya, namun alam berkata lain,” ujarnya.
Apakah longsor yang terjadi akan memengaruhi struktur jembatan Way Semah? Diakuinya, longsor tidak berpengaruh terhadap struktur jembatan sehingga tetap aman untuk dilewati kendaraan
“Sudah kita cek tidak terjadi penurunan dan retakan sehingga aman untuk dilalui kendaraan,” jelasnya.
Ditambahkan Kepala Dinas PUPR Pesawaran Zainal Fikri, bahwa meskipun kewenangan penanganan berada di Kementerian melalui BPJN, namun pemerintah daerah siap berkoordinasi dan memberikan penanganan sesuai kewenangannya.
“Sebenarnya antisipasi banjir dan longsor ini sudah mau ditangani dan sudah direspon oleh BPJN. Namun ada kejadain bencana yang diluar prediksi kita. Sehingga diperlukan review ulang design,”paparnya.
Terkait pelaksanaan fisik, pihaknya akan membantu P2JN untuk permalaham sosial salah satunya masalah lahan. Serta berkoordinasi dengan pihak desa.
“Pemilik sudah bersedia bangunannya untuk alihkan. Penanganan semenatra agar partikel tanah tidak tergerus hujan, dinding longsor akan dipasang terpal,” pungkasnya.
BACA :  Langgar Prokes, Polisi Bubarkan Grand Opening Adelia Frozen Food