BPPRD Jemput Bola Setoran Pajak PBB

127

PALAS – Upaya menggenjot penyetoran retribusi Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB-P2), Badan Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Lampung Selatan menggelar pelayanan Pick-up Service penyetoran pajak PBB di Kecamatan Palas, Kamis (29/8).

          Pelayanan Pick-up Service yang digelar dengan bekerjasama Bank Lampung itu sebagai upaya mempermudah petugas penagih pajak untuk mengentri setoran pajak PBB dari setiap desa.

          Pelaksana Sumber Daya Manusia dan Umum Bank Lampung, Ahmad Zulkarnain mengatakan, pelayanan Pick-up Service sebagai bentuk komitmen Bank Lampung untuk membantu masyarakat dalam membayar pajak.

BACA :  Perluasan Program Sembako, Rawan KPM Ganda

          “Pelayanan Pick-up Service sebagai komitmen Bank Lampung kepada BPPRD mendorong masyarakat atau petugas pajak untuk melakukan penyetoran pajak,” kata Ahmad Zulkarnain kepada Radar Lamsel.

Ahmad menerangkan, pelayanan Pick-up Service atau dengan jemput bola ini dinilai lebih efesien dibandingkan petugas pajak harus mengetry setoran pajak secara langsung di Bank Lampung.

Menurutnya pelayanan Pick-up Service telah dilakukan di Kecamatan Rajabasa, Natar, Tanjung Bintang, Penengahan, Bakau, dan Kecamatan Palas.

          “Sistem jemput bola ini juga lebih efisien, Kerana petugas pajak tidak perlu mengantri seperti  setor di Bank lansung, dan tentunya jaraknya lebih dekat,”ungkapnya.

BACA :  Pasal Sampah, Pengurus Pasar jadi Cibiran

          Sementara itu, Kepala Unit Pelayanan Pajak (UPT) Pelayanan Pajak Kecamatan Palas, Turhamun  juga mengakui bahwa mengentry setoran pajak PBB dengan pelayanan Pick-up Service lebih efesien. Karena selama ini petugas pajak desa kerap terlambat menyetorkan penagihan pajak yang disebabkan jarak tempuh Bank Lampung yang cukup jauh.

          “Pelayanan ini dilaksankan satu pintu jadi lebih efisien. Dengan adanya pelayanan ini realisasi pajak di Palas juga sudah meningkat dari sebelumnya hanya 14,99 persen, sekarang sudah naik menjadi 24,76 persen,” pungkasnya. (vid)