Bulan Ini, Tiga Mayat Anonim Gegerkan Warga

528

KALIANDA – Sepanjang Desember 2018, Kalianda dan sekitarnya digegerkan dengan maraknya penemuan mayat tanpa identitas yang sudah membusuk berhari-hari.

Terbaru mayat tanpa identitas menggegerkan warga Kalianda. Terlebih tempat penemuan mayat berada dilokasi wisata pantai Alau-alau. Mayat yang diperkirakan sudah berumur sepekan itu berjenis kelamin perempuan.

Buhori (38) adalah orang pertama menemukan mayat tersebut. Ia sempat mengira mayat yang sudah memutih dan membengkak itu adalah tumpukan sampah. Informasi dari Bukhori pun sampai kepada pengelola pantai. Dari situ pengelola pantai langsung mengamankan mayat agar tidak kembali mengapung dilautan.

BACA :  Kementan Bakal Kirim Ratusan Sapi ke Lamsel

“ Sempat dikira karung karena warnanya yang putih, ternyata mayat perempuan yang sudah membengkak. Tak ada identitas ditemukan disekitar mayat. Kejadian ini sudah ditangani pihak kepolisian,” ujar Didin (30) pengelola pantai, Kamis (20/12).

Camat Kalianda Erdiyansyah juga mengamini penemuan mayat tersebut. Erdi menceritakan bahwa mayat yang dilihat oleh Bukhori itu ditemukan dalam keadaan telungkup pada Kamis pukul 10.00 WIB.

“ Ya info itu saya dapat dari pengelola pantai, pada saat kejadian saksi hendak melakukan bersih pantai. Saat ini mayat anonim sudah ditangani pihak yang berwajib untuk segera diambil tindakan, karena kondisi mayat sudah membengkak diperkirakan sudah berhari-hari terhempas dilautan,” tandasnya.

BACA :  Program PKK Lamsel Dilirik TP PKK Bengkulu

Catatan Radar Lamsel sepanjang Desember ditemukan tiga mayat di tiga tempat berbeda. Pertama di Desa Suak Kecamatan Sidomulyo, Desa Bandaragung Kecamatan Sragi, dan terbaru mayat mengapung disekitar pantai alau-alau Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda.

Dua dari tiga lokasi tempat ditemukannya mayat itu berada ditepian pantai. Sebab penemuan mayat tak utuh dari pinggang kebawah juga ditemukan pada 10 Desember lalu disekitaran pantai Suak Kecamatan Sidomulyo. (ver)