Bupati Dendi Buka Pelatihan Perangkat dan Lembaga Desa Kecamatan Teluk Pandan

162
Foto Edy- Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona membuka Pelatihan Perangkat dan Lembaga Desa se-Kecamatan Teluk Pandan yang dilakukan oleh Dinas PMD di Hotel Yunna Teluk Betung, Selasa (26/11).
TELUK PANDAN – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona membuka Pelatihan Perangkat dan Lembaga Desa se-Kecamatan Teluk Pandan yang dilakukan oleh Dinas PMD di Hotel Yunna Teluk Betung, Selasa (26/11).
 
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona berharap melalui kegiatan tersebut dapat mendorong kemandirian desa, baik dari aspek sosial maupun ekonomi dalam pembangunan desa.
 
“Dengan terbitnya Undang-undang nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, maka suara desa kini akan semakin didengar. Oleh karenanya, desa kini tidak boleh lagi menjadi objek sasaran pembangunan, tetapi harus menjadi subjek yang berperan aktif sebagai motor penggerak pembangunan,” ujarnya.
 
Disamping itu, kata Dendi, desa tidak hanya menjadi lokus pembangunan, tetapi juga sebagai perancang pembangunan yang sesuai dengan potensi kebutuhannya. Ibarat sebuah wadah, desa dapat menjadi wadah berbagai macam upaya pembangunan lintas sektor dan lintas lembaga. 
 
“Namun tidak hanya menjadi wadah, desa juga harus bisa menjadi filter untuk menyaring mana program atau kegiatan yang bermanfaat, sesuai potensi dan prioritas pembangunan setempat,” tuturnya.
 
Dendi menambahkan, spirit Undang-undang Desa telah mendorong adanya pergantian pendekatan, dimana semula pembangunan yang digerakkan oleh masyarakat menjadi pembangunan yang digerakkan oleh desa. Pada posisi inilah Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa harus dirumuskan secara partisipatif untuk memecahkan permasalahan yang ada di desa. Kontruksi Anggran Pendapatan Belanja Desa (APB-Desa) dengan sumber anggaran dari dana desa, alokasi dana desa, pajak daerah, pendapatan asli desa dan sebagainya, harus dimanfaatkan untuk membiayai RKP Desa. 
 
“Pemerintah desa kedepan harus mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Semua unsur didalam pemerintahan desa harus sinergis, tidak saling berbenturan dan memperoleh dukungan dari masyarakat, serta terbebas dari aktifitas yang menghambat proses laju pembangunan.
 
Lebih lanjut Dendi menyampaikan, meskipun kegiatan pelatihan tersebut berlangsung dalam waktu yang singkat, namun diharapkan mampu memberikan peningkatan kapasitas bagi Aparatur Desa se-Kecamatan Teluk Pandan dan tidak hanya pada tataran teoritis manajerial, namun juga aplikatif implementatif. 
 
“Kepada para narasumber diharapkan dapat memberikan wawasan berdasarkan kompetensi keilmuan dan pengalaman praktek dilapangan dalam memperkaya khasanah pemikiran peserta kegiatan. 
Selanjutnya, saya berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, dan semoga kita semakin semangat untuk mewujudkan desa yang tangguh dan mandiri,” harapnya. 
 
Diketahui, kegiatan pelatihan yang akan berlangsung selama 2 hari ini diikuti sekitar 193 peserta perwakilan dari 10 desa di Kecamatan Teluk Pandan yang terdiri dari Kepala Desa, BPD, Sekdes, Kaur, Kasi, LPM, dan BUMDes yang dihadiri Kabag Pemdes, Isroni Mihradi, Sekretaris PMD, Nur Asikin dan Camat Teluk Pandan, Zulkifli Nuh. (Esn)