Bupati Dendi Minta Satker Tingkatkan Kemampuan Dalam Penanggulangan Bencana

72
ilustrasi
GEDONGTATAAN – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengingatkan kepada semua satuan kerja dan steakholder untuk terus meningkatkan kemampuan dalam upaya penanggulangan bencana baik secara personal maupun secara organisasi serta mengintensifkan komunikasi dan koordinasi.
“Dengan demikian penyelenggaraan penanggulangan bencana di Kabupaten Pesawaran dapat berjalan secara terencana, terpadu, terkoordinasi dan menyeluruh,”ungkap Dendi dalam apel siaga bencana dan gelar peralatan penanggulangan bencana di lapangan pemda setempat pada pekan lalu.
Menurut Dendi apel siaga merupakan suatu moment penting yang harus dilaksanakan dalam rangka upaya pencegahan dan kesiapsiagaan untuk menghadapi bencana. Mengingat wilayah Kabupaten Pesawaran merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi bencana yang cukup tinggi.
“Secara geografis wilayah Kabupaten Pesawaran terdiri dari daerah Pesisir pulau dan pantai, Daerah Pegunungan, Daerah Hutan  dan daerah yang memiliki aliran sungai yang cukup banyak, yang kesemuanya ini dapat menjadi potensi ancaman terjadinya bencana di Kabupaten Pesawaran,” ucapnya.
Berdasarkan data Badan Penaggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pesawaran lanjut Dendi, kejadian bencana selama tiga tahun terakhir yakni 68 kejadian pada 2017; 64 kejadian pada 2018  dan 2019 sebanyak 50 Kejadian.
“Ini menunjukkan bahwa frekuensi bencana di Kabupaten Pesawaran selama tiga tahun terakhir Alhamdulillah mengalami penurunan,” ujarnya.
Lebih jauh Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung ini menambahkan, dengan melihat potensi ancaman, kerentanan, dan kapasitas masyarakat terhadap bencana, maka apel siaga bencana diperlukan untuk melihat kesiapan  semua pihak dalam rangka mengantisipasi bencana baik secara personil maupun ketersediaan sarana dan prasarana penanggulangan bencana yang ada.
“Tanggung jawab penyelenggaraan penanggulangan bencana bukan hanya terletak pada pemerintah tapi juga merupakan tanggung jawab masyarakat dan semua sektor kehidupan termasuk dunia usaha. Mari kita sama-sama meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan kita semua dalam menghadapi bencana yang dimulai dari diri kita, keluarga dan Komunitas, karena kita semua sadar bahwa bencana datang pada tempat dan waktu yang tidak kita ketahui,” tandasnya. (Esn)
BACA :  Bapenda dan Pol PP Tertibkan Obyek Pajak