Bupati Dendi : Tahun Baru Islam Momentum Evaluasi Perjalanan Hidup

83
Foto Humas Pesawaran - Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona bersama Ketua DPRD M.Nasir dan Ustad Muhamad Nur Maulana menghadiri tagblig akbar dalam rangka peringatan 1 Muharam 1441 H.
GEDONGTATAAN – Melalui momentum peringatan Tahun Baru Islam  1 Muharram 1441 Hijriah yang dipusatkan di Pondok Pesantren Nurul Huda Desa Pejambon Kecamatan Negerikaton pada Minggu (22/9), Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengajak seluruh jamaah untuk mengevaluasi perjalanan hidup selama satu tahun sebelumnya.
 
“Mari kita evaluasi perjalanan hidup kita selama satu tahun sebelumnya, amalan apa yang sudah kita perbuat, jasa dan kemanfaatan apa yang sudah kita berikan kepada sesama manusia. Mari kita perhitungkan, kita perhatikan dan kita koreksi diri kita masing-masing, karena hal ini merupakan suatu tindakan yang mesti kita lakukan kapan saja, dimana saja kita berada. Hal ini sebagai tolak ukur apakah kita tergolong sebagai sebaik-baik manusia,” ajak Dendi saat berikan sambutan pada tablig akbar Minggu (22/9).
 
Selain itu, pada tablig akbar yang menghadirkan ustad kondang Muhammad Nur Maulana, Dendi juga mengajak seluruh jamaah untuk bersama-sama membangun kehidupan bermasyarakat kearah yang lebih baik.
 
” Tahun baru hijriyah ini, hendaknya kita jadikan momentum untuk bertekad bangkit kembali membangun diri dan masyarakat dengan nilai-nilai moral yang lebih baik. Kita menyadari bahwa perubahan itu tidak mudah, namun kita terus berupaya melakukan perubahan-perubahan dalam berbagai aspek,” ucapnya.
 
Sebagai contoh, lanjutnya, dalam proses penyelenggaraan pemerintahan pihaknya terus berusaha melakukan perubahan sungguh-sunggguh untuk membangun pemerintahan yang baik, serta memberikan pelayanan publik yang sebaik-baiknya, memenuhi rasa keadilan masyarakat meningkatkan kesejahteraan dan mendahulukan kepentingan rakyat.
 
“Kami berpesan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pesawaran untuk tetap menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan selama menjalani hajat kita bersama yaitu pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 21 Oktober 2019 mendatang. Saya yakin perbedaan pendapat itu adalah sebuah keniscayaan, akan tetapi saya juga yakin masyarakat Pesawaran akan lebih mengedepankan kerukunan dan persaudaraan demi mewujudkan masyarakat Pesawaran yang aman dan damai,” imbaunya.
 
Lebih jauh Dendi menambahkan, salah satu makna yang terkandung dalam tahun baru islam yaitu, perubahan pada sesuatu yang menuju kebaikan. Dan satu hal paling penting dari tahun baru Islam adalah puncak dari kejayaan Islam sebagai agama rahmatan lil alamin yang akan membawa kebaikan, kebenaran, mengajarkan cinta dan kasih sayang sekaligus sebagai lahirnya keadilan yang dimulai dengan hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekah menuju ke Madinah. 
 
“Sebagaimana firman Allah dalam Al quran surat Al- Baqarah ayat 218 yang artinya sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” pungkasnya.
 
Diketahui pada tablig akbar yang dihadiri Ketua DPRD Pesawaran M.Nasir beserta anggota DPRD; Ketua TP.PKK Pesawaran Nanda Indira; Wakil Ketua TP PKK Pesawaran Frisiska Devi Okpita; Sekretaris Daerah Pesawaran Kesuma Dewangsa, para Kepala OPD juga dilaksanakan penyerahan santuan kepada anak 40 anak yatim. (Esn)