Bupati Dendi Tetapkan Keanggotan DRD Pesawaran Tahun 2020

56
Foto Egi - Penyerahan SK DRD Kabupaten Pesawaran Tahun 2020

GEDONGTATAAN – Bupati Kabupaten Pesawaran, Dendi Ramadhona menyerahkan Surat Keputusan (SK) tentang Penetapan Keanggotaan Dewan Riset Daerah (DRD) Kabupaten Pesawaran Tahun Anggaran 2020 di Aula Pemkab Pesawaran, Rabu (12/2).

Dewan Riset Daerah (DRD) di awal tahun 2019 lalu yang hanya beranggotakan 4 orang ahli riset, pada tahun ke-3 di tahun 2020 ini Anggota DRD yang akan dikukuhkan sebagai anggota sebanyak 16 orang ahli riset. Diantaranya posisi Ketua DRD di pegang oleh DRD Dr.Hi. Edy Irawan Arief, SE.,M.Ec, Wakil Ketua I Dr. Zaidirina, SE.,M.Si, Wakil Ketua II Drs. Musiran, Sekertaris Drs. Silahudin, MM berserta 12 orang anggota ahli riset yang mengisi Keanggotaan DRD Kabupaten Pesawaran.

“Penambahan keanggotaan DRD ini karena adanya urgensi, yang pastinya atas pertimbangan dinamika serta purpose implementasi demi tujuan tujuan pemerintah daerah didalam menjalankan roda roda pemerintahan dan perubahan untuk Kabupaten Pesawaran,” ujar Dendi Ramadhona.

BACA :  M Nasir : Sosialisasi Undang-undang Tipikor Cegah Anggota DPRD Lakukan Tindakan Indisipliner

Dendi yakin dengan terbentuk dan penambahan anggota DRD Kabupaten Pesawaran tersebut bukan hanya pemenuhan kuota untuk daerah saja, melainkan untuk menjadikan DRD Kabupaten Pesawaran ini sebagai lokomotif percepatan inovasi di Kabupeten Pesawaran yang sudah banyak menjadi percontohan bagi DRD lainya di Provinsi Lampung.

“Saya yakin DRD ini akan menjadi lokomotif percepatan inovasi di Kabupaten Pesawaran, saya ungkapkan beberapa tujuan yang memang out of the box dari pada jalur pemerintahan, dan program itu yang saya minta untuk di riset oleh DRD Kabupaten Pesawaran,” ujarnya.

Dendi juga menegaskan kepada DRD Kabupaten Pesawaran, selain hanya melihat OPD di Pemkab Pesawaran, DRD juga diharapkan bisa menilai kinerja OPD yang tidak bisa memberikan inovasi dan tidak ada koordinasi dengan DRD Pesawaran untuk disampaikan langsung kepada Dendi Ramadhona selaku Bupati Kabupaten Pesawaran.

BACA :  Pemerintah Fasilitasi Masyarakat Kelola Hutan Secara Lestari

“DRD bisa mengambil penilaian kepada OPD yang tidak ada koordinasi dan tidak bisa berinovasi khusus kepada saya. Karena DRD ini adalah sayap bagi bupati untuk mengarahkan beberapa program program unggulan yang ada di kabupaten Pesawaran,” tegasnya.

Dendi menambahkan, DRD Pesawaran akan memberikan inovasi langsung ke jantung daerah dengan memfokuskan inovasi ke desa-desa melalui pendidikan, dengan memberikan inovasi ke sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Pesawaran.

“Selain itu DRD dapat berinovasi tentang daur ulang sampah, lalu perusahaan daerah (Perusda) untuk memberikan gagasan agar lebih terarah,” tandasnya. (cw2/esn).

BAGIKAN