Calon Kades Desa Bumidaya Gelar Deklarasi Damai

237
David Zulkarnain – Empat calon kades Desa Bumidaya, Kecamatan Palas sedang mendeklarasikan pemilihan kepala desa dengan damai dan aman, Selasa (18/6).

PALAS – Menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak pada 26 Juni mendatang, empat calon kepala desa dari Desa Bumidaya, Kecamatan Palas menggelar deklarasi damai Pilkades, Selasa (18/6).

          Keempat calon kepala desa terebut mendeklarasikan diri untuk melaksanakan pemilihan kepala desa secara damai dan aman dengan disaksikan langsung oleh jajaran Uspika Kecamatan Palas dan panitia pilkades desa setempat.

          Camat Palas Rika Wati, S.STP, MM mengatakan, deklarasi damai tersebut bertujuan untuk mengimbau kepada calon kepala desa agar bisa melakasanakan tahapan pemilihan kepala desa dengan damai dan aman.

BACA :  UMKM Harus Punya Izin Usaha

          “Deklaris ini untuk mengingatkan kembali kepada calon kades sebagai kontestan bisa melaksanakan dengan damai dan aman. Mulai tahapan pilkades hingga pemilihan pada 26 Juni nanti,” kata Rika kepada Radar Lamsel.

          Rika menerangkan, dari 15 desa yang ikut serta dalam pemilahan kepala desa sejauh ini belum ditemukan adanya konflik atau gesekan di masyarakat.

          “Untuk itu kami juga mengingatkan kepada calon kades untuk tidak saling menjatuhkan dalam mencari suara masyarakat,” ujarnya.

           Dalam kesempatan tersebut Rika juga mengingatkan kepada panitia pilkades untuk memberikan informasi jumlah data pemilih tetap (DPT) desa kepada calon kepala desa.

BACA :  Baru Setahun Diperbaiki, Jembatan Rusak Lagi

          “Jumlah DPT ini sangat rentan menimbulkan masalah, maka dari itu calon kades harus tahu jumlah DPT. Sehingga pada pelaksanaan pemilahan tidak ada lagi perubahan DPT yang dapat menimbulkan gesekan,” paparnya.

          Sementara Kapolsek Palas Iptu M. Sariakip mengaharapakan setiap calon kepala desa untuk tidak saling memprovokasi serta melakukan tindakan pidana.

          “Harapan kami setiap kepala desa dapat memberikan conton yang baik di masayarakat. Jangan sampai  saling memprovokasi atau kecurangan,” harapnya. (vid)