Cegah Banjir, UPT PKB Pantau Kebersihan Bendungan

110
David Zulkarnain – Inilah kondisi bendungan Simpang Kenaat, Desa Sukaraja, Kecamatan Palas yang mulai depenuhi sampah, Kamis (23/1). Untuk mencegah meluapnya Sungai Way Pisang UPT PKB akan melakukan upaya pembersihan sampah.

  PALAS – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Penguji Konstruksi dan Bangunan (PKB) Kecamatan Palas mulai mengambil langkah untuk mengantisipasi banjir luapan Sungai Way Pisang.

Salah satu upaya yang akan dilakukan dengan membersihkan tumpukan sampah bendungan sepanjang aliran Sungai Way Pisang di wilayah Kecamatan Palas.

Kepala UPT Penguji Konstruksi dan Bangunan Kecamatan Palas, Slamet mengatakan, curah hujan yang terjadi selama beberapa bulan terakhir  menyebabkan menumpuknya sampah di bendungan persawahan masyarakat.

“Akhir-akhir ini Way Pisang selalu banjir dan membawa sampah kayu. Dampaknya beberapa bendungan kini mulai ada sampah kayu yang telah menumpuk,” ujar Slamet kepada Radar Lamsel saat ditemui dikantornya, Kamis (23/1).

BACA :  Duh... Jembatan Penghubung Reta-retak

Bila dibiarkan, lanjut Slamet, tumpukan sampah tersebut tentu saja dapat menjadi pemicu banjir, karena menghambat aliras sungai ketita debit air meningkat.

Slamet menjelaskan, untuk mencegah meluapnya Sungai Way Pisang tersebut, hingga saat ini pihaknya terus melakukan upaya pembersihan sampah. Salah satunya di Bendungan Palas Pasemah dan Bendungan Simpang Kenaat.

“Untuk di Kecamatan Palas, ada dua bendungan yaitu Palas Pasemah dan Simpang Kenaat, Desa Sukaraja. Untuk bendungan Palas Pasemah sudah dibersihakan pekan kemarin, sedangkan di Sukaraja akan dilakukan pada pekan depan,” terangnya.

BACA :  Besok, Mediasi Sengketa Pasar Bumi Restu Digelar

Dalam kesempatan tersebut, Slamet juga mengharapkan, pemerintah desa juga dapat ikut serta menjaga kebersihan bendungan tersebut, sehingga banjir yang disebabkan luapan Sunagai Way Pisang dapat diantisipasi.

“Kami juga telah mengimbau pemerintah desa, terutama Desa Palas Pasemah dan Sukaraja agar bisa mengajak masyarakatnya untuk menjaga kebersihan bendungan. Dengan upaya itu harapan kita banjir dapat di minimalisir,” harapnya. (vid)