CJ Akan Dibawa ke RSJ

53
Ilustrasi

KETAPANG – Pada April 2020 lalu, publik dikejutkan oleh kasus pembunuhan anak oleh ibu kandung yang terjadi di Desa Karang Sari, Kecamatan Ketapang. Hingga 7 April 2020 kemarin, proses hukumnya masih dilanjutkan pihak kepolisian. Jajaran Sat Reskrim Polres Lamsel sudah melakukan pendalaman terhadap saksi-saksi.

Bahkan, unit yang khusus menangani kriminal ini sudah melakukan observasi di rumah sakit jiwa di Bandar Lampung. Hasilnya menyebutkan bahwa pelaku, yaitu CJ (28), terbukti mengalami beberapa masalah. Pertama mengalami gangguan kejiwaan. Kedua, pelaku tidak mampu menentukan kekuatan yang dilakukan. Terakhir pelaku juga lambat merespons.

BACA :  Musrenbangdes Sumur, Sektor Pembangunan Infrastruktur Masih Mendominasi

“(Pemukulan) itu spontan dia lakukan karena merasa berhalusinasi. Dia merasa terganggu melihat anaknya keluar-masuk rumah,” kata Kasat Reskrim Polres Lamsel, AKP. Try Maradona, S.IK, Selasa (7/7/2020).

Tapi ketika polisi menunjukkan barang bukti, pelaku bisa mengingatnya dengan jelas. Pelaku mengakui jika barang itu dipakai untuk memukul anaknya. Kemampuan mengingat ini dimanfaatkan polisi untuk mengembangkan penyidikan. Try menyebutkan jika pelaku mulai mengalami depresi sejak perceraiannya di pernikahan pertama.

“Jadi bukan baru-baru ini, karena yang sekarang adalah pernikahan kedua,” kata lulusan AKPOL 2008 ini.

BACA :  Nanang Beri Bantuan Warga Terdampak Covid-19

Try menegaskan pihaknya tidak mungkin menahan seseorang pelaku yang mengalami gangguan kejiwaan. Polres Lamsel sudah berkoordinasi dengan ahli psikologi dari Biro SDM Polda Lampung untuk memastikan tingkat kejiwaan pelaku.

“Yang pasti, tentunya kami akan lakukan proses penyidikan berdasarkan hasil visum, atau dokter kejiwaan,” katanya.

Di berita sebelumnya, Bunga (11), bocah yang masih duduk di kelas 5 SD ini meninggal dalam keadaan yang tak wajar. Dia diketahui meninggal setelah dipukul oleh CJ (28), ibu kandungnya sendiri. Bunga ditemukan oleh ayahnya di kamar dalam keadaan tergeletak. (rnd)