CPNSD Jalur K2 Formasi Tenaga Pendidik Minim Pelamar

472

GEDONGTATAAN – Jumlah pelamar CPNS dari jalur K2 dari formasi tenaga pendidik yang sudah masuk ke portal http//sscn.go.id di Kabupaten Pesawaran baru mencapai 8 pelamar dari total 12 formasi yang diberikan BKN pusat.

Kasubbid Pengadaan Pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pesawaran, Sukamto mengatakan, masih sedikitnya pelamar dari jalur K2 lantaran banyak pelamar yang gugur dipersyaratan administasi seperti umur melebihi 35 tahun. Karena berdasarkan Permenpan nomor 36/2018  tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018 disebutkan bahwa beberapa persyaratan bagi  K II diantaranya usia paling tinggi 35 tahun pada tanggal 1 Agustus 2018, masih aktif bekerja secara terus-menerus sampai sekarang; bagi tenaga pendidik minimal berijazah Strata 1 yang diperoleh sebelum pelaksanaan seleksi Tenaga Honorer Kategori II pada tanggal 3 November 2013; memiliki tanda bukti nomor ujian Tenaga Honorer Kategori II Tahun 2013, dan memiliki Kartu Tanda Penduduk.

BACA :  Usai Ditertibkan, Para Wajib Pajak Langsung Bayar

“Hingga hari ini (Kemarin, Red) pelamar dari K2 yang masuk baru 8 pelamar. Bahkan ada yang konsultasi ke kita karena salah formasi,” ungkap Sukamto mewakili Kepala BKP SDM Zainal Arifin kemarin.

Selain faktor umur, imbuhnya, faktor status S1 pada database BKN bagi sejumlah pelamar dari honorer K2 belum masuk di database tersebut. Dimana, meskipun para pelamar telah mengantongi ijazah S1 pada 3 November 2013 lalu, namun masih tetap tidak bisa mendaftar. Hal itu disebabkan status mereka pada database di BKN belum S1.

“Khusus K2 berbeda dengan pelamar umum. Kalau umum langsung bisa mengisi langsung pakai NIK. Sedangkan pelamar dari K2 dari sistem secara otomatis diarahkan oleh sistem ke menu help desk,” jelasnya.

BACA :  Satlantas Pesawaran Siaga 24 Jam di Jalur Wisata

Dijelaskan, dari menu help desk tersebut berisi database tenaga K2 dari BKN yang sudah diupdate otomatis bagi tenaga K2 yang masuk katagori S1 dan umur 35 tahun per 1 Agustus 2018. Dimana bagi tenaga kontrak yang tidak masuk dalam database tersebut akan ditolak sistem karena umur melebihi 35 tahun dan belum S1.

“Padahal sejumlah pelamar sudah mengantongi ijazah S1 per 3 November 2013. Cuman di update BKN belum terdaftar. Tapi kalau pelamar tadi sudah terdaftar didatabase BKN, pelamar akan diarahkan sistem untuk mengeprint kartu ujian. Untuk selanjutnya bisa kita verifikasi berkas lamaran mereka. Dan  sampai saat ini belum ada arahan BKN untuk update data berkaitan dengan status S1 bagi tenaga K2 yang belum terupdate,” pungkasnya. (Esn)