Cuaca Ekstrem Tak Pengaruhi Layanan

51
ILUSTRASI

BAKAUHENI – PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni menyatakan pelayanan kapal di pelabuhannya tetap berjalan normal meski cuaca kurang mendukung. Akhir-akhir ini cuaca di kabupaten Lampung Selatan memang cukup ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang.

Humas PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, Syaifullail Maslul Harahap, mengatakan pelabuhan paling sibuk di Indonesia itu akan tetap melayani pengguna jasa dalam kondisi apapun. Apalagi kendalanya hanya masalah cuaca. Syaiful mengaku pihaknya cukup berpengalaman menangani kondisi semacam ini.

“Karena selalu terjadi menjelang penghujung tahun,”  katanya kepada Radar Lamsel, Senin (26/10/2020).

Meski demikian, PT. ASDP sudah mempersiapkan langkah dini untuk menangani laut yang deras dan gelombang tinggi di pelabuhan. Dalam hal ini, Syaiful mengatakan pihaknya lebih memberi penekanan kepada para nakhoda kapal agar lebih waspada terhadap gangguan cuaca di pelabuhan.

“Meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian, yang jelas keselamatan pengguna jasa prioritas utama kami,” katanya.

Ditegaskan Syaiful, dalam kondisi apapun pihaknya bakal mengupayakan kapal yang datang untuk bersandar di pelabuhan Bakauheni. Sekali pun proses sandae kapal membutuhkan banyak tenaga dan menyita waktu. Hal ini akan terus dilakukan sebagai bentuk pelayanan maksimal.

“Jadi tidak ada kejadian kapal putar balik ke sana (Merak) lagi. Kalau kapal akan merapat di Bakauheni, proses sandar akan dibantu kapal tugboat,” katanya.

Sebelumnya beredar informasi jika KMP Munic 1 yang berangkat dari pelabuhan Merak tidak bisa sandar di pelabuhan Bakauheni lantaran diduga arus laut yang kencang, dan gelombang tinggi. Kondisi tersebut akhirnya memaksa kapal kembali ke peabuhan Merak. Disinggung mengenai hal ini, Syaiful membantahnya.

“KMP Munic 1 balik ke Merak setelah 25 menit lepas dari dermaga 1 Merak dikarenakan faktor teknis, bukan karena arus deras dan angin kencang. Ini info yang benar,” katanya. (rnd)