DBD  di Palas Meningkat

91
Ist.Radar Lamsel – Koordinator Pencegahan DBD UPT Puskesmas Rawat Jalan Kecamatan Palas Joko Prihanto ketika melakukan PE di Desa Palas Jaya, Jumat (26/7). Dalam dua bulan terakhir sudah ditemukan lima kasus di desa ini.

PALAS – Desa Palas Jaya, Kecamatan Palas menjadi sararan serangan penyakit Deman Berdarah Dengue (DBD). Dalam dua bulan terakhir Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Rawat Jalan Kecamatan Palas setidaknya telah menemukan tujuh kasus DBD.

Hal tersebut diungkapkan oleh Koordinator Pencegahan DBD UPT Puskesmas Rawat Jalan Kecamatan Palas, Joko Prihanto ketika melakukan Penelitian Epidemologi (PE), pada Jumat (24/7) pekan kemarin.

Joko menjelaskan  munculnya kasus DBD di Desa Palas Jaya ini kembali mebuat grafik serangan DBD di wilayah timur Kecamatan Palas meningkat. Sebab, selama bulan April dan Mei pihaknya hanya menemukan dua kasu serangan DBD.

“Dua bulan itu kasus memang sudah menurun, bahkan di bulan April tidak ada kasus. Namun pada bulan Juni kasus DBD ini kembali menigkat dengan lima kasus tiga kasus di Palas Jaya, di Mekar Mulya dan Suka Mulya masing-masing ditemukan 1 kasus. Dan bulan juli ini juga masih ada dua kasus tambahan,” ujar  Joko memberikan keterangan kepada Radar Lamsel sesaat setelah melakukan PE di salah satu rumah pasien.

BACA :  Jalan Urung Diperbaiki, bak Pil Pahit Bagi Warga

Joko mengungkapkan, dalam dua bulan terakhir kasus DBD paling banyak ditemukan di Desa Palas Jaya. Dimana pada bulan Juni ditemukan tiga kasus dan Juli dua kasus.

“Sudah lima kasu dalam dua bulan ini. Ini merupakan kasus baru sebab dalam pada tahun ini tidak ditemukan kasus DBD di Palas Jaya,” ungkapnya.

Joko menerangkan, untuk mencegah naiknya serangan kasus DBD di Desa Pala Jaya saat ini pihahnya juga langsung melakukan penelitian epidemolgi di rumah pasein. Dan ditindaklanjuti dengan fogging atau pengasapan untuk membasmi nyamuk Aedes Aegypti itu.

BACA :  Realisasi PBB di Palas Masih Rendah

“Hari ini setelah PE kami juga langsung melakukan pengasapan dilingkungan rumah warga. Selain itu kami juga memberikan sosialisasi agar masyarakat tetap menjaga kebersihan lingkungan,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Desa Palas Jaya Sugiarto mengungkapkan, dalam dua bulan terahir pihaknya juga terus melakukan upaya pencegahan penularan DBD. Dengan melakukan pengasapan secara mandiri dan membersihkan lingkungan masyarakat.

“Sudah, kami juga sudah melakukan upaya pencegahan, bahkan melakukan foging dengan mandiri. Kami juga terus mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan degan harapan tidak ada lagi penularan DBD,” harapnya. (vid)