DBD Menyerang, Warga Diminta Waspada

19
ILUSTRASI

SRAGI – Masyarakat Kecamatan Sragi harus mewaspadai ancaman serangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Sebab, pada awal Januari ini sudah ditemukan satu kasus DBD olah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Sragi.

Hal tersebut diutarakan oleh Koordinator Program DBD UPT Puskesmas Rawat Inap Kecamatan Sragi Muhammad Ali. Kasus DBD pertama di tahun ini harus menjadi peringatan untuk masyarakat agar lebih mewaspadai serangan penyakit yang dibawa oleh nyamuk Aedes Aegypti itu.

“Tahun ini sudah kita temukan satu kasus DBD. Ini harus menjadi warning untuk masyarakat agar lebih awas untuk menghindari penularannya,” ujar Muhammad Ali memberikan keterangan kepada Radar Lamsel, saat ditemui di kantornya Selasa (12/1) kemarin.

BACA :  Tak Pernah Diperbaiki Sejak 1997

Ali menuturkan, kasus DBD pertama di tahun 2021 itu, ditemukan di Desa Baktirasa. Pasien asal Dusun Simpang Sari itu dinyatakan postif DBD pada 4 Januari lalu.

“Masih balita usia tiga tahun. Awalnya pasien kita periksa reaktif Covid. Namun setelah dirujuk ke Rumah Sakit Bob Bazar ternyata pasien terkena DBD. Tapi saat ini sudah sembuh,” ungkapnya.

BACA :  170 Pembudidaya Perikanan Sragi Terima Asuransi

Ali mengaku, pihaknya juga sudah melakukan penyelidikan epidemologi (PE) di lingkungan rumah pasien. Meski hasilnya negatif, tidak ditemukan jentik nyamuk pembawa penyakit demam berdarah.

Namun ia tetap mengimbau agar masyarakat tetap mewaspadai penularan DBD. Dengan menjaga kebersihan lingkungan sehingga nyamuk tidak bersarang di lingkungan masyarakat.

“Meskipun hasil PE negatif, namun warga tetap waspada. Dan menjaga kebersihan lingkunga apalagi saat ini musim penghujan. Lebih baik mencegah sejak dini,” harapnya. (vid)