Dekranasda Lamsel Pamerkan Produk Kerajinan Lokal

342
Diskominfo LS - Ketua Dekranasda Lamsel Winarni Nanang Ermanto bersama Ketua DWP Lamsel Siti Fatimah Fredy, tengah melihat produk kerajinan asli Lamsel (kain sulam usus, red) yang dipamerkan di stand pameran Anjungan Lamsel, di PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Sabtu (20/4) pekan kemarin.

Ajang Promisi di LF 2019

BANDAR LAMPUNG – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lampung Selatan ikut ambil bagian dalam event Lampung Fair 2019 yang dihelat oleh Pemerintah Provinsi Lampung, di Lapangan PKOR Way Halim, Bandar Lampung.

          Berbagai produk kerajinan unggulan Lamsel diboyong oleh pengurus Dekranasda Lamsel untuk di pamerkan kepada masyarakat luas yang mengunjungi Anjungan Kabupaten Lampung Selatan diarena Lampung Fair. “Yang kita pemerkan di ajang Lampung Fair ini adalah produk kerajinan unggulan lokal yang semuanya murni buah karya para pengrajin asal Lampung Selatan,” ujar Ketua Dekranasda Lamsel Winarni Nanang Ermanto kepada wartawan, usai acara pembukaan Lampung Fair, Sabtu (20/4) pekan kemarin.

BACA :  Sulpakar Jabat Pjs Bupati Lampung Selatan

          Winarni menjelaskan, produk-produk kerajinan asli Lamsel yang dipamerkan berupa kain tapis inuh, sulam usus, serta berbagai pernak-pernik cantik yang salah satunya adalah Thukus (Penutup Kepala, red) asli buatan warga Desa Kahuripan, Kecamatan Penengahan. “Thukus ini merupakan kerajinan tangan asli buah karya masyarakat Desa Kahuripan, Penengahan. Ini (Thukus, red) fungsinya untuk penutup kepala seperti topi atau peci yang bisa dikenakan sehari-hari,” jelas Ketua TP PKK Lamsel ini.

          Ia berharap, dengan ikut sertanya Dekranasda Lamsel dalam ajang pameran hasil pembangunan yang dikemas melalui event Lampung Fair ini, produk-produk hasil kerajinan masyarakat Lamsel bisa dikenal lebih luas lagi. “Sehingga dapat mengangkat perekonomian kreatif industri rumahan yang ada dikabupaten Lampung Selatan,” harapnya.

BACA :  Sulpakar Jabat Pjs Bupati Lampung Selatan

          Sementara itu, Juru Pamer (Jupam) Dekranasda Lamsel Mariam menuturkan, semua produk yang dipamerkan di stand anjungan Lamsel adalah produk kerajinan asli buatan masyarakat Lampung Selatan. “Semua produk di stand ini adalah hasi kerajinan tangan para pengrajin Lampung Selatan mas,” pungkas Mariam yang juga selaku pengrajin kain sulam usus, asal Desa Hajimena Kecamatan Natar, Lamsel. (iwn)