Demokrat Endus Wacana Kocok Ulang

864

KALIANDA – Wacana kocok ulang alat kelengkapan dewan (AKD) di DPRD Lampung Selatan terus menggelinding. Bahkan, Ketua DPC Partai Demokrat Lampung Selatan H. Eki Setyanto menyebutkan bahwa ada elite parpol mengajak berbicara untuk mengocok ulang AKD di parlemen.
Kepada Radar Lamsel, Eki menyebutkan hal itu melalui sambungan telepon, kemarin. Mantan Wakil Bupati Lampung Selatan ini mengaku tengah berada di Jakarta. Dalam satu kesempatan ada elite parpol yang menelpon. “Ada. Ya, salah satu elite parpol,” ungkap Eki.
Saat berkomunikasi itu Eki mengaku belum mau berkomentar apapun. Terlebih Demokrat Lampung Selatan saat ini tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat.
Disinggung mengenai evaluasi yang dilakukan Demokrat terhadap kader yang duduk di DPRD? Eki meminta Radar Lamsel untuk menanyakan hal itu kepada Ketua Divisi Komunikasi dan Informasi Publik Partai Demokrat Lamsel H. Rudi Apriadi KM. “Pak Rudi kan humas-nya Demokrat. Silahkan tanya dengan pak Rudi,” ungkap Eki.
Eki mengatakan, saat ini dirinya tengah fokus untuk membenahi usaha keluarnya pasca gagal menjadi wakil bupati Lamsel pada pilkada 9 Desember 2015 lalu. Karena kesibukannya itu, ia mengakui agak tidak fokus.
“Ya, coba ditanyakan langsung saja dengan pak Rudi. Bisa saja yang bersangkutan langsung berhubungan dengan DPD Demokrat Lampung terkait hal itu (evaluasi dan reposisi),” ungkap dia.
Sementara itu, Ketua Divisi Komunikasi dan Informasi Publik Partai Demokrat Lamsel H. Rudi Apriadi KM mengatakan, Demokrat telah melayangkan surat persetujuan reposisi personil AKD ke DPD.”Sudah. Saya jemput bola. Sekarang sudah ada dimeja Sekretaris DPD,” ungkap Rudi.
Rudi masih enggan berkomentar mengenai siapa saja nama yang memegang posisi strategis dalam AKD tersebut. Karena beralasan tidak diizinkan, Rudi meminta Radar Lamsel untuk menunggu keputusan final evaluasi dan reposisi dari DPD Demokrat Lampung. “Saya benar-benar tidak diizinkan. Saya rasa teman-teman wartawan dapat memakluminya,” ungkap mantan Ketua PWI Perwakilan Lamsel dua periode ini.
Disinggung mengenai wacana kocok ulang AKD di DPRD? Rudi juga enggan berkomentar. Menurut dia, ranah itu ada ditangan partai. “Saya tidak mau mendahului hal yang bukan menjadi intruksi partai kepada saya. Itu (kocok ulang) bukan ranah saya,”pungkas Rudi. (edw)

BACA :  Ribuan Hektar Sawah Diintai Banjir