Dialog dengan Anggota DPRD Lamsel, Kades Lebungnala Ancam Golput

52

Soal Jalan Kabupaten tak Kunjung Dibangun

KETAPANG – Komisi I DPRD Lampung Selatan menggelar kunjungan kerja ke Kecamatan Ketapang, Rabu (13/11). Kunjungan kerja dipusatkan di aula kantor Kecamatan Ketapang itu di hadiri para kepala desa, sekretaris desa dan pendamping desa.

Kunjungan perdana anggota DPRD Lamsel khususnya Komisi I tersebut di pimpin langsung Ketua Komisi I Bambang Irawan dan empat anggotanya yakni, Sutaji Abdulah, Dede Suhendar, Ketut Supardi dan Dwi Irianto.

Bambang Irawan mengatakan, kunjungan kerja dalam rangka memonitoring pembangunan desa yang menggunakan anggaran pemerintah yakni Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2019. Ketua Komisi I DPRD Lamsel ini juga berharap penggunaan DD dan ADD  tepat sasaran. 

“Kunjungan kerja ini juga dalam rangka silaturahmi dengan pemerintah kecamatan dan aparatur desa se-Kecamatan Ketapang. Kunjungan ini sekaligus monitoring pembangunan di desa-desa yang menggunakan DD dan ADD. Kami harapkan penggunaannya tepat sasaran untuk memajukan desa,” kata Bambang Irawan.

Kunjungan itu, kata legislator asal Kecamatan Ketapang ini, anggota DPRD Lamsel khususnya Komisi I yang membidangi Pemerintahan dan Hukum untuk menampung aspirasi masyarakat melalui aparatur desa dan pendamping desa dalam hal pembangunan menggunakan DD dan ADD. “Kami menampung aspirasi-aspirasi para kepala desa terkait pembangunan yang menggunakan anggaran DD dan ADD. Apa saja kendala-kendala dan persoalan yang dihadapi selama pelaksanaan pembangunan didesa,” ujarnya.

BACA :  Siap-siap! Kendaraan ODOL Bakal Ditilang

Bambang menyatakan, anggota DPRD Lamsel akan mengkawal aspirasi masyarakat dan pembangunan yang dilaksanakan di Lamsel. “Kami siap mengkawal aspirasi-aspirasi masyarakat untuk pembangunan desa yang lebih baik lagi,” katanya.

Sementara Camat Ketapang Madro’i, SE mengatakan, terkait pembangunan bersumber dari dana  desa dan alokasi dana desa hampir selesai tahun 2019. “Kami mengucapkan terimakasih kepada anggota DPRD Lamsel yang sudah berkunjung ke Kecamatan Ketapang. Terkait pembangunan, sudah hampir selesai dan berjalan lancar,” kata Madro’i dalam sambutannya.

Kunjungan Anggota DPRD Lamsel tersebut dimanfaatkan para kepala desa di Kecamatan Ketapang. Sejumlah kepala desa “Curhat” terkait pelaksanaan pembangunan yang bersumber dari DD dan ADD serta pembangunan yang bersumber dari APBD yang baru saja dilaksanakan.

Seperti Kepala Desa Lebungnala Ajun Wiyono. Menurutnya, pembangunan yang dilaksanakan bersumber dari APBD di Kecamatan Ketapang dilaksanakan tidak merata. Sebab, kata dia, tahun ini hanya Desa Lebungnala yang tidak tersentuh pembangunan yang bersumber dari APBD Lamsel.

BACA :  Siap-siap! Kendaraan ODOL Bakal Ditilang

“Hampir semua desa di Kecamatan Ketapang mendapat pembangunan jalan dari pemerintah daerah. Tapi hanya Desa Lebungnala saja yang tidak pernah tersentuh pembangunan dari pemerintah. Bahkan ada desa setiap tahun dapat pembangunan dari pemerintah (APBD’red), tapi desa kami tidak pernah mendapatkan pembangunan jalan,” kata Ajun Wiyono.

Terkait hal itu, Kades Lebungnala dan masyarakatnya mengancam akan “Golput” dalam Pemilu dan Pilkada mendatang. “Tugas dan kewajiban kami sebagai masyarakat dan kepala desa sudah kami laksanakan dengan baik. Seperti pembayaran pajak, kami selalu penuh seratus persen. Tapi kami merasa kurang di perhatikan. Kami minta ini menjadi pertimbangan dan perhatian para anggota DPRD Lamsel,” tegasnya.

“Jika jalan kabupetan tidak dibangun melalui APBD kami pemerintah desa akan melaksanakan pembangunan jalan desa memakai dana desa. Karena selama ini pemerintah hanya bisa janji-janji. Masyarakat kami iri karena desa-desa lainnya tahun ini hampir mendapatkan semua pembangunan jalan,” tuturnya. (man)

BAGIKAN