Dinas Kesehatan Jamin Lamsel Bebas Vaksin Palsu

613
ILUSTRASI

KALIANDA – Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan menjamin kasus vaksin palsu tak terjadi di Bumi Khagom Mufakat. Satuan kerja yang membidangi urusan kesehatan ini menggaransi hal itu kepada publik setelah jajaran dinas melakukan pengecekan diseluruh pusat pelayanan kesehatan yang ada.
Jaminan ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Lamsel dr. Jimmy Bagas Hutapea dalam pembahasan laporan pertanggungjawaban APBD Dinas Kesehatan tahun 2015 diruang Banang DPRD Lamsel kemarin.
“Iya, pak. Saya jamin tidak ada kasus vaksin palsu di Lamsel,” kata Jimmy menjawab pertanyaan anggota Banang Sulastiono terkait beredarnya vaksin palsu di Indonesia.
Menurut Jimmy, Dinas Kesehatan langsung mensikapi isu beredarnya vaksin palsu di sejumlah daerah khususnya di kota-kota besar. Dengan melakukan pengecekan dan inventarisasi diseluruh pusat pelayanan kesehatan baik puskesmas, posyandu, apotik, dan pelayanan kesehatan swasta.
“Lagi pula pak, vaksin yang kita gunakan ini langsung dari Kemenkes RI. Jadi, selagi memvaksinnya di puskesmas yang gratis, tidak palsu,” ungkap dia.
Karena itu, Jimmy mengimbau masyarakat di Kabupaten Lamsel untuk tidak resah dengan kabar vaksin palsu. Dia juga mengimbau agar masyarakat memvaksin anak-anaknya dipusat pelayanan kesehatan pemerintah.
“Selain gratis, sudah pasti asli. Memang kebanyakan sekarang ini masyarakat cendrung meremehkan yang gratis-gratis. Padahal itu (vaksin) yang asli meski gratis,” ungkap Jimmy.
Sejauh ini beber Jimmy, peredaran vaksin palsu terjadi di pelayanan kesehatan yang bukan merupakan pelayanan kesehatan yang dibangun pemerintah.
“Yang terjadi kasusnya itu di RS swasta. Karena mereka sendiri yang melakukan pengadaan vaksinnya. Jika pemerintah langsung dari Kemenkes yang didistribusikan ke daerah,” jelas Jimmy yang juga menjabat Plt. Direktur RSUD dr. Bob Bazar Kalianda ini. (edw)

BACA :  Nanang, TEC ’PeDe’ Hipni Galau