Dinas Ketahanan Pangan Pantau Persedian Bahan Pokok

37
Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pesawaran melakukan sidak pasar di pasar Sukaraja Kecamatan Gedongtataan.
GEDONGTATAAN – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pesawaran melakukan sidak pasar dalam rangka pemantauan ketersediaan bahan pokok menjelang hari raya Idhul Fitri di pasar Sukaraja Kecamatan Gedongtataan, Selasa (19/5).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pesawaran, Awaludin mengatakan, setelah dilakukan sidak pasar didapati beberapa kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga, diantaranya kacang hijau yang sebelumnya Rp. 20.000 menjadi 22.000, kacang tanah Rp. 24.000 menjadi Rp. 27.000 dan harga bawang merah yang mencapai Rp. 50.000.
“Kenaikan harga terjadi pada komoditas kacang tanah, kacang dan bawang merah dikarenakan daya beli masyarakat yang meningkat menjelang hari raya idul fitri, untuk bahan pokok kenaikan tidak terlalu signifikan,” ujar Awaludin.
Ditambahkan Awaludin, ada juga beberapa pangan pokok yang mengalami penurunan, diantaranya bawang putih yang sebelumnya Rp. 28.000 menjadi Rp. 24.000, gula pasir yang sebelumnya Rp. 17.000 menjadi Rp. 14.000.
“Penurunan harga disebabkan stok pada komoditi yang banyak untuk gula pasir, harga jual dibeberapa pedagang mengalami penurunan karena stok bahan jual menggunakan stok terbaru dan untuk beberapa harga bahan pokok lainnya masih stabil,” imbuhnya.
Selain itu, untuk memantau kemanan pangan menjelang hari raya idul fitri, telah dilakukan pengecekan sampel pangan sayur segar untuk di uji kadar pestisida yang ada pada pangan sayur segar di pasar Sukaraja.
“Kita ambil 3 sampel pangan segar asal tumbuhan, dan dari ketiga jenis sampel yaitu sampel kacang panjang dan sampel sawi chaisin diduga negatif tidak mengandung pestisida, sedangkan sampel sawi pahit diduga mengandung pestisida, dari hasil tersebut sawi pahit dapat dikurangi residu pestisida dengan cara dicuci pada air yang mengalir,” paparnya.
Sementara itu, hasil dari monitoring pasokan dan ketersediaan sembako saat hari besar keagamaan dan nasional (HBKN) menjelang hari raya idul fitri tahun ini dapat dikategorikan cukup.
“Dari hasil monitoring dilapangan ketersediaan sembako menjelang hari raya idul fitri dapat dikategorikan cukup, hanya stok gula pasir saja yang masih kurang yaitu terdata pasokan mencapai 16 sak perminggu dan 24 sak perbulannya,” pungkasnya. (eggy/esn)