Dinkes Bentuk Pos TB Paru di Desa-desa

172
Shofyan Apriyansyah – Dinkes Lamsel, saat pembentukan Pos Tb-Paru di Kecamatan Sidomulyo, mengarahkan Kader Posyandu dan Kades dalam pengendalian TBC ditengah masyarakat, Kamis (3/10).

SIDOMULYO – Untuk memberantas sekaligus menekan penderita penyakit tuberculosis (TBC) ditengah masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Selatan membentuk Pos TB-Paru di desa-desa, Kamis (3/10).

Pengawas Supervisor (Wasor) Dinkes Kabupaten Lampung Selatan  Anisah, M.Kes mengatakan, TBC merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak ditemui ditengah masyarakat desa.

“ Maka dari itu, perlu upaya optimal dalam menekan kasus TBC ditengah masyarakat.” Kata Anisah.

Dalam upaya menekan angka TBC ditengah masyarakat lanjut Anisah, Dinkes membuat terobosan dengan membentuk Pos TB-Paru di desa-desa, dengan melibatkan kader posyandu, PLKB dan masyarakat didesa.

BACA :  Santri Tiba di Lamsel, Dianjurkan Isolasi Mandiri

“ Metode yang digunakan adalah, tim TB-Paru desa proaktif turun ke dusun-dusun, untuk melakukan penyuluhan dan pendekatan kepada masyarakat. Dengan demikian, Suspect TBC bisa dengan cepat ditemukan dan segera diambil langkah pengobatan gratis sampai terbebas  dari TBC.” Harapnya.

Senada dikatan Petugas program TB Paru Puskesmas Sidomulyo Pretty Septiana, ia mengungkapkan, data yang dimiliki oleh Puskesmas Sidomulyo, pencapaian pengobatan terhadap warga mengidap TBC di Sidomulyo baru mecapai angka 62 persen.

BACA :  Puluhan Rumah Rusak Di Terjangan Puting Beliung

“ Artinya, dalam kurun waktu akhir tahun ini, Puskesmas Sidomulyo memiliki target penyelesaian kasus TBC ditengah masyarakat Sidomulyo harus bisa mencapai 100 persen.” Kata Pretty.

Sementara, Kades Sidorejo Tomy Yulianto menyambut baik dan mendukung penuh dengan terbentuknya Pos TB Paru itu. Dia berharap, langkah ini dapat menekan kasus TBC di tengah masyarakat desa.

“ Semoga langkah ini, dapat mengurangi angka penderita TB-Paru yang disebabkan penyakit TBC.” Pungkasnya.(CW2)