Disandera Kelompok Teroris, TNI-AL Selamatkan Bupati Pesawaran

150
Foto Egy 1 - Anggota Pangkalan Utama TNI AL III bersama Pangkalan (Lanal) TNI AL Lampung saat melakukan simulasi penanganan teroris dalam acara sosialisasi Werfing Penerimaan Taruna/Taruni Anggota Angkatan Laut (AAL), Bintara dan Tamtama TNI AL tahun 2020 di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab Pesawaran, Selasa (11/2).
GEDONGTATAAN – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona ditodong senjata api dan disandera oleh sekelompok terorisme saat hendak menghadiri acara di GSG Pemda setempat. Beruntung sejumlah personel TNI-AL dengan sigap melumpuhkan sekelompok teroris tersebut.
Namun pristiwa tersebut merupakan simulasi penanganan teroris yang digelar oleh Pangkalan Utama TNI AL III bersama Pangkalan (Lanal) TNI AL Lampung saat  sosialisasi Werfing Penerimaan Taruna/Taruni Anggota Angkatan Laut (AAL), Bintara dan Tamtama TNI AL tahun 2020 di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab Pesawaran, Selasa (11/2).
“Saya sendiri kaget, karena sempat ada drama tadi karena tidak ada yang memberitahu sebelumnya. Tiba tiba ada yang mencekik saya dari belakang, dan ternyata itu adalah simulasi penanganan teroris oleh Angkatan Laut, maka dari itu tanggapan dari mereka (TNI AL). Tentunya dalam rangka pengamanan-pengamanan bukan hanya pengamanan personal saja melainkan mengamankan Republik Indonesia,” ungkap  Dendi.
Dalam kesempatan itu, Dendi memberikan motivasi kepada para pelajar tingkat SMA-SMK se- Pesawaran untuk meneruskan jenjang pendidikan ke tingkat selanjutnya, baik perguruan tinggi maupun jenjang profesi sebagai Anggota TNI AL.
Sementara, Asisten Personel (Aspers) Danlantamal III Kolonel Laut, (S) Binsar M.Sirait menambahkan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menyosialisasikan rekrutment calon prajurit TNI AL. Serta memberikan kisi-kisi supaya bisa lulus sesuai dengan kriteria persyaratan yang ada dalam rekrutmen TNI AL dan memperkenalkan Profil TNI AL.
 “TNI AL membuka pendaftaran secara gratis tanpa dipungut biaya sepeserpun. Dari background manapun dipersilahkan untuk mendaftar dan jika ada oknum yang mengiming- imingi ada yang mengatakan bahwa masuk TNI AL bayar sekian, jangan sampai diikuti kemauannya tersebut,”tegas M.Sirait.
Diketahui, perekrutan calon Anggota TNI AL kurang lebih sebanyak 3.430 orang yang akan mengisi sebagai posisi Calon Taruna 130 orang, Bintara 1.500 orang dan Tantama 1.800 orang. Dan untuk pendaftaran online Calon Anggota TNI AL akan dimulai pada 1 hingga 16 Maret 2020. Kemudian untuk pendaftaran fisik pada  1 hingga 26 April 2020 mendatang. (cw2/esn)
BACA :  Bapenda dan Pol PP Tertibkan Obyek Pajak