Disdik Tunggu Pusat

80
ILUSTRASI

KALIANDA – Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan tengah mempertimbangkan penambahan masa liburan sekolah. Namun sebelum memutuskan penambahan waktunya, dinas yang membawahi urusan pendidikan SD dan SMP ini akan melihat segala kemungkinan lebih dulu. Jika perkembangan virus covid-19 semakin mengkhawatirkan, maka penambahan waktu libur menjadi opsi terbaik.

“Nanti kita lihat ya perkembangannya, draf sudah kita siapkan. Lagian siswa sekarang masih libur, kalau ada kelanjutan nanti kita informasikan,” kata Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Thomas Amirico, S.STP kepada Radar Lamsel, Senin (23/3/2020).

Thomas mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan semua opsi ke dalam draf. Artinya, Dinas Pendidikan tinggal melihat seperti apa perkembangannya ke depan. Terkait penambahan masa libur siswa SD dan SMP, Thomas mengatakan bahwa pihaknya selalu mengkoordinasikan hal itu kepada pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Lampung.

BACA :  LKS Bina Sejahtera, Berikan 110 Paket Sembako

“Masih ada waktu, karena liburan sampai tanggal 28 Maret nanti. Jangan sampai nanti kita buru-buru akhirnya cucuk cabut. Pokoknya kita sesuaikan. Semua opsi drafnya kita sudah siap,” katanya.

Kebijakan meliburkan sekolah sebagai antisipasi meluasnya wabah virus corona di Indonesia juga diambil Pemkab Lampung Selatan. Lembaga pendidikan yang bernaung dibawah Dinas Pendidikan (Disdik) Lamsel memberikan waktu libur sekolah selama 14 hari kedepan bagi PAUD, TK, SD dan SMP sederajat.

Kebijakan ini berdasarkan instruksi Presiden RI Joko Widodo, yang diteruskan melalui surat Plt. Bupati Lamsel H. Nanang Ermanto. Keputusan tersebut diambil dalam langkah mengantisipasi meluasnya penyebaran virus covid – 19 ke wilayah Lamsel. Namun, dia memastikan sejauh ini tidak ada warga sekolah baik pelajar maupun tenaga pendidik yang terindikasi mengidap penyakit tersebut.

BACA :  Tak Ada Keluhan, Karyawan Dokter Praktik Dites Lagi

Meski libur, Dinas Pendidikan berharap para siswa tetap melakukan aktivitas belajar di rumah. Agar para siswa tidak ketinggalan materi pelajaran yang diberikan melalui sekolah.

“Tetap belajar sendiri dengan melanjutkan materi yang sudah diajarkan. Jadi libur bukan waktu untuk santai apalagi bermain. Kami imbau tetap jaga kesehatan selama sekolah diliburkan,” kata Thomas. (rnd)