Ditinjau Komisi C, RKB SDN 3 Sidoharjo Masih Perlu Dibenahi

648
Veridial – Komisi C DPRD Lamsel meninjau RKB di SDN 3 Sidoharjo Kecamatan Way Panji, Rabu (29/3) kemarin.

WAY PANJI – Anggota Komisi C DPRD Lamsel melakukan pengecekan fisik setelah pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di SDN 3 Sidoharjo, Kecamatan Way Panji selesai dibangun.

Peninjauan itu dilakukan untuk melihat hasil kerja rekanan yang menangani dua lokal baru yang dibangun pada Desember 2016 silam. Hasilnya, satu ruang kelas masih dijumpai beberapa keretakan fisik mulai dari lantai keramik yang pecah hingga empat titik keretakan dinding pada RKB yang berumur empat bulan tersebut.

Ketua Komisi C DPRD Lamsel Sunyata mengatakan, dari hasil peninjauan disimpulkan masih banyak yang perlu dibenahi. Meski guru SDN 3 notabennya sudah puas dengan hasilnya, namun keretakan dibeberapa titik masih menjadi tanggungjawab rekanan.

“Karena ini masih dalam masa perawatan, maka pihak rekanan harus segera memenuhi tanggungjawabnya,” ujarnya kepada Radar Lamsel, Rabu (29/3) kemarin.

BACA :  Karangan Bunga Berujung Prasangka

Politisi dari Fraksi PDIP itu menerangkan, jika kualitas pekerjaan rekanan yang mengerjakan RKB ataupun Mobiler sekolah itu bagus, tentunya kerjasama patut dipertahankan. Namun sebaliknya jika pekerjaannya tidak bagus otomatis kerjasama ditahun berikutnya tidak akan terealisasi. “Kalau tidak bagus benar pekerjaannya, maka akan kami tidak akan memakai kembali jasa dari rekanan tersebut,” paparnya.

Sayangnya, saat Anggota Komisi C melakukan peninjauan Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Way Panji Resman Harun, S.Sos berhalangan hadir. “Seharusnya UPT terkait ada disini agar mengetahui apa saja yang perlu dibenahi karena ini masih dalam lingkup dunia pendidikan Way Panji,” tegasnya.

Hal senada juga dikatakan Romli, Anggota Komisi C DPRD Lamsel. Menurutnya dua RKB di SDN 3 Sidorejo itu merupakan bantuan dari APBDP yang sekaligus pengadaan mobiler sekolah seperti meja guru, kursi siswa hingga papan tulis.

BACA :  Aktifkan Kader Jumantik Siasati DBD

“Masih ada beberapa sekolah SD di Lamsel yang memang urgent untuk mendapatkan bantuan RKB, ini yang masih terus kami pantau,” ujar Politisi dari Fraksi PKB itu.

Pantauan Radar Lamsel kunjungan Komisi C DPRD Lamsel itu dihadiri oleh Sunyata dari Fraksi PDIP, Akyas dari Fraksi PKS, Sulastiono dari Fraksi PDIP dan Romli dari Fraksi PKB.

Sementara Kepala Sekolah SDN 3 Sidoharjo Warsini, S.Pd. SD, mengatakan, mobiler ataupun bangku sekolah yang didatangkan dari luar lampung berjumlah 37 per lokal. “Jadi untuk dua RKB diisi 77 kursi dan meja sebagai sarana belajar mengajar. Untuk satu ruang menghabiskan anggaran Rp 52 juta,” tandasnya. (ver)

BAGIKAN