DLH Tegur Sub-Kontraktor JTTS

768
Istimewa For Radar Lamsel – Tim monitoring penertibab sub-kontraktor JTTS Pemkab Lamsel bersama Camat kalianda Erdiansyah, SH., MM., meninjau perusahaan diwilayah Kecamatan Kalianda, kemarin.

Sebabkan Polusi Udara, Minta Tanah Timbunan Dibersihkan

KALIANDA – Pengerjaan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) terus bergulir di wilayah Kabupaten Lampung Selatan. Pembangunan megaproyek yang menelan dana milyaran rupiah itu tidak dipungkiri banyak terjadi pro dan kontra.

Seperti di Kota Kalianda, salah satu dampak pengerjaan JTTS adalah puing-puing tanah timbunan yang berserakan di jalanan umum. Sehingga, menimbulkan keluhan bagi para pengguna jalan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lamsel Thamrin, S.Sos tidak memungkiri hal itu. Pihaknya bahkan telah melakukan monitoring ke sejumlah sub-kontraktor pembangunan JTTS bersama dinas terkait.

“Pemkab sangat mendukung pembangunan JTTS ini. Maka, kami lakukan monitoring ke sub-kontraktor agar membersihkan sisa tumpahan tanah merah yang menyebabkan polusi udara,”ujar Thamrin kepada Radar Lamsel melalui sambungan telepon, kemarin.

BACA :  BPJSTK Panwascam juga Disetop

DLH Lamsel, kata Thamrin, bahkan telah menegur para perusahaan sub-kontraktor agar bisa mematuhi berbagai aturan yang berlaku. Sehingga pengerjaan JTTS bisa berjalan lancar sesuai dengan harapan bersama.

“Selain mengenai polusi dampak lingkungan, kita juga bersama tim melakukan monitoring perizinannya. Kemarin, baru satu sub-kontraktor di Kalianda yang kita datangi,”tutupnya.

Terpisah, Camat Kalianda Erdiansyah, SH., MM., membenarkan hal tersebut. Pihaknya tidak memungkiri terdapat sejumlah keluhan masyarakat mengenai kondisi jalan yang kotor akibat tanah timbunan pengerjaan tol.

BACA :  Pastikan Belum Proses Kegiatan DAK

“Kami bersama tim Pemkab sudah memberikan himbauan. Dan, kami berterimakasih kepada sub-kontraktor yang mau bekerja sama. Karena, dampak lingkungan akibat tumpahan tanah merah ini bisa membahayakan pengguna jalan,”kata Erdi.

Dia menambahkan, pihaknya siap mendukung pembangunan JTTS tersebut. Namun, dari rekanan pengerjaan JTTS hendaknya bisa mematuhi berbagai aturan yang ada di Kabupaten Khagom Mufakat ini.

“Apabila berbagai aturan bisa dilaksanakan, tentunya akan sama-sama nyaman dalam melaksanakan tugasnya. Pemerintah bahkan akan membantu apa yang dibutuhkan oleh rekanan yang mengerjakan jalan tol ini,”pungkasnya. (idh)