DPRD Minta Rekayasa Lalulintas

703
Anggota DPRD Lamsel Ahmad Muslim, A.Md

KALIANDA – Dewan Permusyawaratan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan meminta pihak Kepolisian melakukan rekayasa lalulintas di pertigaan Simpur Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) KM 56/57 Kalianda. Rekayasa lalulintas itu dibutuhkan untuk menekan kecelakaan yang sering terjadi di Jalinsum tepatnya di depan kantor Graha Pena Radar Lamsel.
Anggota DPRD Lamsel Ahmad Muslim, A.Md mengaku sangat prihatin dengan tingginya angka kecelakaan lalulintas yang terjadi belakangan ini. Seperti kejadian yang belum lama ini, tepatnya di depan bekas patung tuping. Hal tersebut dikhawatirkan akan terjadi lagi jika tidak ada rekayasa lalulintas.
“Jangan sampai ada kejadian serupa lagi dan ini perlu menjadi perhatian serius agar meminimalisir kejadian serupa. Jalan dari depan Makodim 0421/Lamsel hingga depan PLN Kalianda sebaiknya dibuat dua jalur dan diberi pembatas jalan,” kata Muslim, Senin (19/9).
Untuk mewujudkan itu semua, politisi Partai Golkar ini akan membahas di DPRD Lamsel bersama rekan-rekannya. Bahkan penggunaan jalan menjadi satu arah telah lama diidam-idamkan oleh anggota parlemen di tingkat Kabupaten.
“Jika ada alternatif lain, semua bisa dibahas bersama oleh Dinas/Instansi terkait dan Kepolisian. Harapan kami ini bisa terwujud dan setidaknya mengurangi tingkat kecelakaan yang sering terjadi,” imbuh Muslim yang juga Wakil Ketua Komisi C DPRD Lamsel.
Hal sama dikatakan anggota Fraksi PKB, M. Romli, S.Ag. Menurutnya sudah selayaknya dilakukan rekayasa lalulintas sebagai upaya mencegah terjadinya kecelakaan. DPRD Lamsel akan mendukung upaya tersebut dan memasukkannya sebagai salah satu perbaikan sarana.
“Sudah sering terdengar kecelakaan lalulintas yang terjadi di persimpangan Simpur Kota Kalianda. Ini harus kita pikirkan bersama dan kedepan tidak lagi terjadi hal serupa. Kami siap mendukung apabila ada rekayasa lalulintas di tempat tersebut,” kata Romli. (gus)

BACA :  BPJS TK Kalianda Optimalkan 'pelayanan' Lapak Asik