Drainase Kota Kalianda Bakal Dinormalisasi

653
Idho Mai Saputra – Petugas Dinas Perkim Lamsel melakukan pendataan drainase di wilayah Kelurahan Kalianda, kemarin.

KALIANDA – Dinas Perumahan dan Pemukiman (DPP) Lampung Selatan mulai bergerak membenahi wajah Kota Kalianda. Tahap awal satuan kerja ini mendata sejumlah drainase kota yang kerap tersumbat agar tidak menimbulkan banjir saat musim hujan.

Informasi yang dihimpun Radar Lamsel, pendataan drainasi yang dilakukan mulai dari seputaran Kelurahan Kalianda dan Way Urang hingga drainasi yang berada di Jalinsum. Khususnya, titik-titik yang sering tergenang air akibat hujan deras.

Kepala Dinas Perkim Lamsel I Ketut Sukerta menjelaskan, pendataan yang dilakukan stafnya ialah untuk dasar pengajuan anggaran pada APBD-P Lamsel 2017. Sehingga, kedepan tidak ada lagi wilayah jalan protokol yang tergenang air akibat hujan.

BACA :  Rujukan Bidan buat Bumil Merajuk

“Ini masih baru kita data. Kira-kira berapa total keseluruhannya. Sehingga, kita bisa membuat draf untuk diajukan di APBD-P nanti. Mudah-mudahan memungkinkan,”ujar Ketut kepada Radar Lamsel di kantornya, kemarin.

Dia mengakui, tergenangnya sejumlah jalan protokol dikarenakan buruknya drainase yang memang sudah beberapa tahun tidak dilakukan perawatan. Sehingga, banyak lumpur yang sudah mengendap dan mengakibatkan aliran menjadi tersumbat.

“Karena diatas drainase tertutup dengan trotoar. Jadi, kemungkinannya selain banyak lumpur yang mengendap bertahun-tahun juga banyak sampah yang menyumbat. Rencananya, trotoarnya juga akan kita lakukan peremajaan supaya serasi dengan yang di lingkungan Kantor Pemkab,”bebernya.

BACA :  Bawaslu Ingatkan ASN

Lebih jauh dia mengatakan, upaya tersebut tidak lain untuk menciptakan Kota Kalianda yang bersih, indah dan rapi. Sehingga, wajah ibu kota kabupaten semakin hari terus membaik.

“Kalau kita biarkan terus-menerus, otomatis akan membawa musibah banjir. Karena, sudah padat penduduk dan drainasenya tidak sesuai. Semoga saja usulan ini bisa menjadi prioritas,”pungkasnya. (idh)

BAGIKAN